Diduga Tanpa Prokes
Dua Kafe Didatangi Petugas

event musik yang mengundang banyak pengunjung pun, adalah suatu tindakan yang tidak bisa dibenarkan di tengah Pandemi Covid-19

BANJARMASIN, KP – Diduga tidak mengikuti anjuran protokol kesehatan (Prokes), Bombabeer Restaurant and Cafe disambangi petugas Polsekta Banjarmasin Timur, Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 01.00 WITA.

Tak hanya itu, pengunjung kafe yang berada di Jalan A Yani Km 5,5 Banjarmasin ini pun dibubarkan.

Dipimpin langsung Kapolsekta Banjarmasin Timur AKP Susilo ini langsung menindak lanjuti adanya laporan masyarakat terkait pengunjung yang tidak mengindahkan jaga jarak.

“Petugas langsung mendatangi ke kafe dan melihat jumlah pengunjungnya dari kalangan remaja ini membludak sekali. Terpaksa acara tersebut kita bubarkan,” jelas Kapolsek kepada awak media.

Dikatakan Susilo, upaya membubarkan pengujung kafe yang cukup banyak, karena ditenggarai sedang menggelar acara Halloween Party tanpa mengindahkan jarak aman sebagaimana yang terdapat protokol kesehatan.

“Jumlah maksimal pengunjung separuh dari kapasitas ruangan, namun ini cukup banyak dan tidak jaga jarak,” ujarnya.

Dalam hal ini, pihaknya akan memanggil pengelola untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di cafe tersebut.

Di sisi lain, Kapolsek mengungkapkan agar pengelola tempat hiburan di wilayah Banjarmasin Timur untuk tidak melanggar aturan yang sudah diterapkan yakni dalam Perwali Nomor 68 Tahun 2020.

“Apabila masih ada tempat hiburan yang membandel, maka pihaknya tidak akan segan untuk memberikan sanksi tegas seperti mengeluarkan rekomendasi pencabutan izin tempat usaha,” katanya

Hal ini sudah tertuang dalam Perwali Nomor 68 Tahun 2020 Pasal 7 ayat 2 huruf b yang salah satunya menyebutkan tentang pencabutan izin usaha.(yul/K-4)

Mini Konser di Kafe Papa Kilo Coffee

Terpisah, video konser musik yang diduga digelar di Kafe Papa Kilo Coffee Jalan Kampung Melayu Darat Kelurahan Melayu Kecamatan Banjarmasin Tengah mendadak viral di media sosial (Medsos).

Pasalnya, dalam video di tempat nongkrong para muda-mudi ini terlihat mini konser dengan pengunjung yang datang nampak tak ada yang menerapkan protokol kesehatan, apalagi jaga jarak hingga tak memakai masker, Rabu malam (28/10/2020).

Berita Lainnya

Upah Kurir Shabu untuk Modal Nikah

1 dari 1.012

Saat dikonfirmasi, salah satu pegawai Kafe Papa Kilo Coffee tersebut membenarkan adanya gelaran mini konser ini, karena sudah mengantongi izin dari ketua RT setempat.

Namun, saat ditanya soal izin kepolisian dan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, pegawai tersebut mengatakan, tak mengetahui soal izin tersebut.

“Itu kewenangan owner kami, lalu kami hanya tahunya diduga sudah dapat izin dari ketua RT,” katanya seraya enggan menyebutkan namanya.

Namun ia menyatakan, jika pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan menyediakan Hand Sanitizer dan meminta pengunjung untuk terus menggunakan masker dan jaga jarak.

Hanya saja, salah satu warga sekitar, Hanafi mengatakan, konser musik itu selain tak mematuhi protokol kesehatan, juga membuat kebisingan, dikarenakan volumenya cukup tinggi, sehingga warga merasakan terganggu.

“Tak cuma itu, acara mini konser itu juga menyebabkan kemacetan arus jalan setempat, sebab parkir yang mengular,” ketusnya.

Selanjutnya Kapolsekta Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi SIk, saat dikonfirmasi membenarkan adanya acara tersebut dan beberapa karyawan coffee tersebut sudah dilakukan pemeriksaan guna penyelidikan lebih lanjut.

Nah, karena disinyalir tanpa menerapkan protokol kesehatan menggelar konser mini dengan mendatangkan band lokal, kafe Papa Kilo Coffee didatangi petugas Polsekta Banjarmasin Tengah, Jum’at (30/10/2020) sekitar pukul 22.30 WITA.

Namun, kata Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurniadi SIK, saat didatangi tim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim, Ipda I Gusti Ngurah Utama Putra S.Tr.K. di kafe tersebut, hanya terdapat 10 pengunjung.

Bahkan, musik yang diperdengarkan melalui pengeras suara pun berasal dari YouTube.

“Untuk live musiknya itu diduga kemarin, kalau malam ini hanya kami dapati musik dari YouTube yang diperdengarkan melalui pengeras suara,” ujarnya.

Meski demikian pihaknya tidak tinggal diam atas laporan masyarakat yang mengatakan pada malam sebelumnya kafe tersebut menggelar event musik yang membuat masyarakat sekitar merasa terganggu.

Menurut dia, selain mengganggu ketertiban, event musik yang mengundang banyak pengunjung pun, adalah suatu tindakan yang tidak bisa dibenarkan di tengah Pandemi Covid-19 seperti ini.

Untuk itu, ujar Kapolsek, pihaknya akan meminta keterangan pemilik kafe terkait event musik tersebut.

“Saat didatangi petugas pemiliknya sedang berada di luar kota. Pemilik akan datang ke Mapolsek untuk memberikan keterangan,” pungkas Kapolsek. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya