Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Pjs Walikota Tinjau Persiapan Sekolah Tatap Muka

×

Pjs Walikota Tinjau Persiapan Sekolah Tatap Muka

Sebarkan artikel ini
Hal 10. 36 Km Sekolah Tata Muka
BANTUAN APD - Pjs Walikota Banjarbaru Bernhard E Rondonuwu menyerahkan bantuan APD sekaligus persiapan sekolah tatap muka. (KP/Devi)

Banjarbaru, KP – Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Banjarbaru Bernhard E. Rondonuwu meninjau persiapan sekolah tatap muka sekaligus memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada sekolah.

“Kita perlu meninjau persiapan sekolah menghadapi pembelajaran tatap muka,” kata Bernhard, usai apel gabungan di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, di lapangan SMP Negeri 1 Banjarbaru yang juga dihadiri kepala SKPD lainnya, Senin.

Kalimantan Post

Peninjauan tersebut dilakukan pada SDN 3 Cempaka dan SDN 3 Komet untuk melihat kondisi sekolah yang bersih dan memberikan inovasi protokol kesehatan pada saat belajar mengajar nanti.

“Mulai dari pengecekan suhu tubuh dan kejujuran siswa untuk memberitahukan kondisinya kepada guru atau petugas pengecekan, jika kurang sehat,” jelas Bernhard.

Kemudian, cuci tangan dan diwajibkan sudah menggunakan masker dari rumah, di dalam satu ruangan pun diberikan jarak antara meja dari siswa satu ke siswa lainnya.

Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru akan mulai merencanakan pembelajaran tatap muka, mengingat adanya Inpres Nomor 4 tahun 2020 dan Nomor 6 tahun 2020, yang merupakan kewajiban pemerintah Kota untuk mengedepankan protokol kesehatan.

“Kita melihat bagaimana SOP dari rencana pelaksanaan kegiatan tatap muka,” ungkapnya.

Selain itu, juga melihat bagaimana konsekuensi apa yang harus disiapkan di setiap sekolah ketika mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Kita sudah melihat simulasi mengatur di awal masuk gerbang sekolah, bagaimana SOP nya supaya tidak ada kerumunan bagaimana di awal sudah kita cek suhu tubuh, bagaimana masuk dan mencuci tangan, bagaimana proses masuk kelas,” jelas Bernhard

Hal tersebut menjelaskan bagaimana Pemko memulai pembelajaran sehingga semua bisa paham dan tahu tentang protokol kesehatan.

Diharapkan, ketika memang bisa merencanakan untuk rapid test kepada seluruh tenaga pengajar dengan harapan dan dalam setiap kegiatan dilakukan penyemprotan desinfektan, serta dengan kegiatan yang meyakinkan seluruh masyarakat, bahwa anak didik yang datang ke sekolah sudah aman serta pihak sekolah dan Dinas Pendidikan sudah menyiapkan tempat pembelajaran akan aman dalam proses belajar mengajarnya, dalam arti bebas dari Covid 19. (dev/K-3)

Baca Juga :  Pemko Banjarbaru Pertegas Perjuangan Kemerdekaan Berlanjut Lewat Kerja Nyata
Iklan
Iklan