Dekranasda HSS Berprestasi di BSF 2020
Sasirangan Bumi Antaludin Dikenal Masyarakat

DEWAN – Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meraih prestasi, dalam keikutsertaannya pada event Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2020, yakni penghargaan sebagai stan terbaik kedua.

Produk unggulan yang ditampilkan Dekranasda HSS dalam stannya di BSF 2020 itu, adalah kain sasirangan khas Kabupaten HSS dengan berbagai motif ketupat.

Ketua Harian Dekranasda HSS Hendro Martono berujar, prestasi itu menunjukkan kain sasirangan Bumi Antaludin, sudah dihargai dan dikenal masyarakat luas.

“Prestasi ini juga berkat dukungan Ketua Dekranasda HSS Isnaniah, yang terus mendorong kemajuan kain sasirangan daerah,” tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Perindustrian (Disnakerkop UKP) HSS itu.

Berita Lainnya
1 dari 567

Dijelaskannya, Dekranasda mengikuti BSF untuk terus membangkitkan usaha kecil. Promosi kain sasirangan daerah dilakukan Dekranasda HSS, melalui berbagai event local sampai internasional yang diikuti.

Kain sasirangan Kabupaten HSS juga terus mendapat tempat dihati para ASN, anak sekolah, aparat desa sampai masyarakat umum. “Karena produk sasirangan dari Kabupaten HSS, terbukti bisa bersaing dengan produk lain, baik warna, motif dan kualitasnya,” ujar Hendro.

Hendro berharap, prestasi dalam BSF 2020 itu dapat memotivasi lebih, bagi perajin untuk terus berkreasi. “Semoga ini menjadi pemicu perajin daerah untuk terus menghasilkan inovasi yang lebih baik lagi,” harapnya.

Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad berpesan, agar kita semua selalu mencintai produk dan budaya daerah, terutama sasirangan. “Karenz dengan menggunakan produk daerah, akan bisa menguatkan ekonomi masyarakat,” terangnya, saat menghadiri pembukaan BSF 2020 lalu.

BSF 2020 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin pada 4 sampai 8 Maret lalu, dilaksanakan di dua lokasi. Yakni Atrium Duta Mall, dan objek wisata siring Sungai Martapura, Jalan Piere Tendean, Banjarmasin.

Pada BSF 2020 itu, stan Dekranasda HSS dibikin berbahan bambu, dengan dinding terbuat dari daur ulang kertas. Dalam stan itu, selain kain sasirangan, juga ditampilkan berbagai produk khas daerah, seperti aneka kerajinan kayu dan bambu, produk makanan ringan. Diitampilkan juga, hasil kerajinan kreativitas warga binaan di rumah tahanan (Rutan) Kandangan. (**)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya