Lawan Kandidat Tak Tandatangani Hasil Pleno, Ibnu Sina Tetap Yakin Jadi Pemenang Pilwali Banjarmasin

Banjarmasin, KP – Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Ibnu Sina – Arifin Noor memilih tidak ambil pusing dengan adanya saksi dari lawan kandidatnya di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali kota Banjarmasin yang baru saja melewati tahapan rapat pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat kota dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin.

Kepada awak media, Ibnu Sina mengatakan, walaupun terdapat salah satu saksi dari Paslon yang tidak menandatangani hasil rapat pleno rekapitulasi jumlah perolehan suara pada Selasa (15/12) malam.

“Walaupun ada satu saksi dari Paslon lain tidak tanda tangan, tapi sebagaimana pernyataan KPU dan Bawaslu bahwa hal itu tidak mempengaruhi hasil,” ungkapnya, Rabu (16/12) pagi di Balai Kota Banjarmasin.

Menurutnya, proses penghitungan suara sudah selesai di tingkat kelurahan sampai kecamatan bahkan di tingkat kota. “Jadi itu sudah menjadi hasil dari pelaksanaan Pilkada tahun 2020,” sambungnya.

Oleh karena itu, pria dengan sapaan Ibnu itu mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu, yang sudah menyelenggarakan setiap tahapan dengan sesuai jadwal.

“Semua tahapannya tidak terlewati dan sesuai jadwal, selanjutnya menunggu tahap penetapan. Sehingga legitimasi Paslon terpilih sudah sangat kuat,” imbuhnya.

Sebelumnya diketahui, Paslon incumbent Ibnu Sina yang berpasangan dengan Arifin Noor itu meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020,

Berita Lainnya
1 dari 3.765

Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin nomor urut 2 Ibnu Sina – Arifin Noor, meraih suara 90.980 dari lima kecamatan yang ada di Kota Seribu Sungai ini.

Saat ditanya apakah ada perayaan atas perolehan suara yang didapatnya, Ibnu memastikan, bahwa pihaknya tidak akan menggelar perayaan atau euforia yang berlebihan atas perolehan yang dicapai.

Pasalnya, ia mengaku khawatir hal semacam itu justru membuat penularan Covid-19. Terlebih saat ini ada kecenderungan penambahan angka kasus positif yang sudah mulai naik.

“Walaupun banyak permintaan dari relawan dan tim. Tapi kami minta untuk menahan diri,” pungkasnya

Di samping itu, Ibnu juga mengutarakan rasa syukurnya karena lantaran hasil suara yang sudah ditetapkan sebagai peserta Paslon peraih suara terbanyak.

Kemudian, orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu menambahkan, Ibnu mengaku sudah tidak ada waktu lagi untuk berdebat apa yang harus dilakukan.

Menurutnya, semua sudah tertulis dan tinggal dilaksanakan. Mengingat pihaknya tidak memulai dari awal. Alias, tinggal melanjutkan saja.

“Jadi sebetulnya tidak ada jeda. Kita terus melaksanakan visi dan misi kita selama ini. Tiga tahun tujuh bulan, saya kira cukup untuk meraih Banjarmasin Baiman,” tutupnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya