Pandangan DPRD Kota Banjarbaru Terhadap PTM Awal 2021

Banjarbaru,KP- berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim soal perijinan proses Pembelajaran Tatap Muka pada awal tahun 2021 mendatang mendapatkan pro kontra dari kalangan wali murid.

Kebijakan tersebut mendapat protes di Kota Banjarbaru, lantaran saat ini status Kasus Covid-19 menyebutkan Kota Banjarbaru berada pada zona merah, ditambah adanya lonjakan kasus bebrapa hari terakhir.

Anggota legislatif komis 1 DPRD Kota Banjarbaru memberikan perhatian khusus pada kebijakan ini. Ketua Komisi 1 DPRD Banjarbaru, Heri Budiman menjelaskan ada pertimbangan dari kebijkan tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 470

“ada banyak masukan dari para wali murid mengenai PTM, disisi lain kami juga memperhitungkan kondisi wali murid yang harus meninggalkan pekerjaan untuk mendampingi buah hato belajar dirumah” ujarnya

Dalam pandangannya dalam kondisi saat ini memang tetap dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) namun tetap diberikan catatan dan perhatian khusus dalam menjalankan protokol kesehatan ketat. Kesiapan sekolah menuju PTM sangat penting, karena tantangan utamanya adalah mengawasi aktovitas siswa dari datang sekolah hingga pulang kerumah, karena ada kemungkinan siswa tertular diluar sekolah.

Dalam hal ini ditekankan adanya pengawasan ketat dari guru kepada siswa dan wali murid saat siswa kembali kerumah.

“ini era new normal, jadi ada kebiasaan yang harus dirubah dan dijalani dengan taat, sosialisasi dan edukasi kepada siswa juga penting disampaikan. Agar kedapnnya sudah ada bekal dari generasu ini.” katanya. (dev/k-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya