Pengerjaan Masjid Bambu Kiram Sudah 100 Persen

Berita Lainnya
1 dari 1.176

Martapura, KP – Masjid Bambu KH. Abdul Qadir Hasan, yang dikerjakan sejak Juli hingga akhir Desember 2020, dengan anggaran Rp11,9 miliar lebih, ini sudah 100 persen.
Konsep artistik meniru masjid tertua di Kalimantan Selatan yang menjadi simbol peradaban islam di Kalsel yakni Masjid Sultan Suriansyah. Masjid ini dibalut dengan konsep menyerupai jukung.
Deputy Project Manager, Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan, Agus Yudi Erwanto, bersyukur proyek berjalan sesuai kalender kerja.
“Masjid ini tidak perlu pakai pendingin ruangan (AC), karena konsep natural dengan ventilasi yang sudah memadai sehingga tidak perlu AC, ” kata Agus Yudi Erwanto, Rabu (30/12).
Dijelaskan Agus, bambu didatangkan dari Sleman, Jogja dan merupakan bambu pilihan yang sudah diproses agar antirayap sehingga aman.
Masjid ini dibangun dua lantai. Peruntukan lantai pertama itu tempat wudu dan toilet.
“Lantai 2 tempat salat atau peribadatan yang dapat menampung 250 orang jemaah,” katanya sembari menjelaskan pelataran bisa digunakan untuk pengajian, tempat foto, dan sejenisnya.
Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Agung Dewanto,
menjelaskan bangunan tersebut berdiri di atas lahan milik pemerintah.
Dijelaskan Agung, selajutnya aset akan diserahkan kepada pengelola melaui biro umum.
“Fisik sudah selesai dan sudah bisa dipakai dan difungsikan (untuk salat). Programnya ini maju satu hari dari kontrak. Secara umum kini masjid sudah selesai dan tinggal pembersihan dan masuk masa pemeliharaan,” kata Agung Dewanto.(mns/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya