Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Bunga Langka Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam

×

Bunga Langka Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam

Sebarkan artikel ini
IMG 20260509 WA0043
Wisatawan mancanegara sedang berada di bunga rafflesia Arnoldii mekar di kawasan hutan Palupuh Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (8/5/2026). (Antara/Repro Pribadi)

LUBUK BASUNG, Kalimantanpost.com – Sebanyak dua individu bunga rafflesia jenis Arnoldii mekar sempurna secara bersamaan di kawasan hutan Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Pegiat Wisata Palupuh Joni Hartono di Lubuk Basung, Sabtu (9/5/2026), mengatakan bunga raflesia mekar pada hari ketiga dan ketujuh.

Kalimantan Post

“Bunga rafflesia mekar hari ketujuh sudah berwarna hitam dan beberapa hari lagi bakal layu,” katanya.

Ia mengatakan bunga langka dan dilindungi itu mekar di kawasan hutan Palupuh dengan jarak sekitar 50 meter antar-bunga tersebut.

Keberadaan bunga menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara dari Belanda, Prancis, dan lainnya.

“Ada 40 wisatawan mancanegara berkunjung ke dua bunga rafflesia tersebut,” katanya.

Baca juga: Dua Bunga Rafflesia Arnoldii mekar sempurna di Rejang Lebong Bengkulu

Saat ini masih banyak knop atau bonggol bunga rafflesia yang bakal mekar dalam beberapa minggu lagi.

“Masih ada yang bakal mekar dalam waktu dekat. Selama Januari sampai 9 Mei 2026, enam bunga rafflesia yang mekar,” katanya.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ade Putra mengatakan banyak ditemukan individu bunga rafflesia, bunga rhizanthes, dan bunga bangkai di kawasan Palupuh.

“Bunga rafflesia hampir setiap tahun mekar sempurna di lokasi tersebut,” katanya.

Di Kecamatan Palupuh, ada kawasan Cagar Alam Batang Palupuh dengan luas area 3,4 hektare. Lokasi ini merupakan kawasan konservasi flora langka, khususnya rafflesia arnoldi, yang pertama kali ditemukan pada 1930.

Sejak ditemukan bunga langka di lokasi tersebut, kawasan itu kemudian ditetapkan sebagai Cagar Alam Batang Palupuh oleh Pemerintah Belanda lewat Gubernur Besluit No 3 STBL No 402 pada 14 November 1930. (Ant/KPO-3)

Baca Juga :  Wamen Koperasi Puji Kinerja Koperasi Syariah Arrahmah, Soroti Peran Komunitas Cegah Pinjol dan Judol

Wisatawan mancanegara sedang berada di bunga rafflesia Arnoldii mekar di kawasan hutan Palupuh Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (8/5/2026). (Antara/Repro Pribadi)

Iklan
Iklan