Air Naik, Warga Mulai Tinggalkan Rumah Untuk Mengungsi

Pelaihari, KP – Banjir yang belum juga surut di wilayah Desa Gunungraja Kecamatan Tambangulang dan Desa Benuaraya Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (13/1)

Warga di kawasan banjir ini semula ingin tetap bertahan di rumahnya. Namun dengan semakin naiknya permukaan air hingga akhirnya beberapa warga memutuskan untuk pergi mengungsi.

Sementara itu Kepala Desa Benuaraya, Sailil Irfan mengatakan, sebagian warganya juga mulai mengungsi. Termasuk dirnya juga mengungsi ke rumah kerabat.

Genangan terdalam di dalam rumah warga sekitar 1 meter. Sedangkan di dalam rumahnya, setinggi lutut orang dewasa.

“Sebanyak 1.900 jiwa warga kami yang terdampak banjir. Sebagian mengungsi ke rumah keluarga, sebagian di Ponpes Ubudiyah. Jumlahnya berapa, belum terdata,” ucapnya

Berita Lainnya
1 dari 484

Dapur umum juga masih terus siaga, tak jauh dari Langgar Darussalam. Sementara ini, langgar d tepi jalan Trans Kalimatan tersebut masih aman.

Dampak lainnya dari banjir di wilayah setempat, penutupan ruas Jalan Trans Kalimatan masih berlanjut.

Pengendara dari arah Banjarmsin dan sebaliknya dari arah Pelaihari, masih dialihkan ke jalur alternatif, yakni jalur Tambangulang tembus ke Banyuirang (Batibati).

“Genangan masih dalam, jadi pengalihan arus lalu lintas ke jalur alternatif juga masih berlanjut,” sebut Kapolres Tala, AKBP Cuncun Kurniadi, melalui Kasatlantas, AKP M Taufiq Qurraman.

Genangan di wilayah perbatasan Gunungraja-Benuaraya saat ini terdalam mencapai sepinggang orang dewasa. Karena itu, mobil tak bisa lagi melintas. Bahkan, jalan raya setempat setidaknya sejauh ratusan meter dapat dilewati perahu. (rzk/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya