Ditutup, Jembatan Pulau Bromo Malah Ramai Pengungjung

mencegah terjadinya kluster baru di Jembatan Antasan Bromo ini Walikota Banjarmasin memberikan arahan untuk menutup kawasan ini

BANJARMASIN, KP – Meski Walikota Banjarmasin Ibnu Sina sudah mengeluarkan pemberitahuan lewat akun Instagram pribadinya bahwa Kawasan Ekowisata Jembatan Antasan Bromo ditutup, namun tak menghalangi warga untuk berkunjung ke tempat tersebut.

Berdasarkan pantauan Kalimantan Post, ratusan warga terlihat antusias memadati kawasan tersebut untuk melihat secara langsung jembatan yang digadang-gadang menjadi ikon baru milik Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan itu.

Salah satu pengunjung, Abu Naili mengaku sengaja jauh-jauh datang dari tempat tinggalnya yang berada di Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala bersama keluarga besarnya hanya untuk memuaskan rasa penasaran akan keberadaan Jembatan Antasan Bromo tersebut.

Bahkan, pria berusia 60 tahun itu mengajak menantu serta dua orang cucunya untuk melihat jembatan yang saat ini tengah viral di media sosial dengan sebutan ‘Jembatan Roller Coaster’ itu.

“Kami memang sengaja datang ke sini untuk melihat langsung jembatan yang sedang viral,” ucapnya saat dibincangi awak media, Minggu (3/1) siang.

Ia menceritakan, bahwa ia tahu tentang kabar jembatan Roller Coaster itu dari media sosial, bahwa saat ini jembatan tersebut sedang hits di kalangan masyarakat Kota Seribu Sungai.

Padahal, ia mengetahui kalau jembatan itu di tutup sementara untuk menghindari resiko penularan Covid-19. Namun ia nekat datang dengan harapan masih bisa masuk ke dalam jembatan tersebut.

“Kemarin katanya jembatan ini ditutup, tapi pas kami sampai di sini ternyata masih buka dan pengunjung boleh masuk,” ungkap pria paruh baya itu sembari me lempar senyum seakan memperlihatkan rasa senang karena sudah terpuaskan rasa penasarannya.

Berita Lainnya

DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

1 dari 3.586

Sebelumnya, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin menyatakan bahwa kawasan tersebut akan ditutup dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Dengan bekerjasama dengan aparat penegak hukum TNI dan POLRI setempat kawasan proyek Jembatan Bromo yang baru saja rampung beberapa lalu dilakukan penutupan.

Hal tersebut merupakan dampak dari terjadinya kerumunan akibat viralnya jembatan itu di media sosial.

Seperti diketahui, penutupan itu juga sebagai bentuk upaya mencegah terjadinya penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang diakibatkan oleh kerumunan warga karena ingin melihat keindahan dan keunikan Jembatan Bromo yang menjadi ekowisata baru di Kota Seribu Sungai itu.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika ST MT mengungkapkan pihaknya sudah menggandeng Kepolisian dan Tentara setempat serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin.

“Yang menjaga disini kita sudah minta bantuan kepada Kapolsek, dari Polsek Banjar Selatan dan juga Satpol PP, juga Pokdarwis sudah disosialisasikan dan mereka menerima instruksi penutupan ini,” katanya, Sabtu (2/1) kemarin siang.

Wanita yang akrab disapa Windi ini mengingatkan Covid-19 masih ada hingga saat ini, bahkan ujarnya sudah ada varian baru yang lebih berbahaya, oleh karena itu sudah seharusnya secara bersama-sama baik dari Pemerintah maupun masyarakat agar selalu menerapkan 4 M yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

Berdasarkan pertimbangan tersebut dan untuk mencegah terjadinya kluster baru di Jembatan Antasan Bromo ini Walikota Banjarmasin memberikan arahan dan menginstruksikan untuk menutup kawasan ini, dari masyarakat pengunjung yang ingin melihat jembatan tersebut.

“Penutupan ini diberlakukan mulai sore ini sampai waktu yang tidak ditentukan, sama dengan yang diberlakukan di kawasan Siring Piere Tendean agar tidak menimbulkan kerumunan banyak, harapannya ini disebarluaskan agar masyarakat mengetahui dan memahami,” pungkasnya. (zak/K-11)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya