Dukung Psychosocial, Pramuka Martapura Gunakan Game Buatan SMK Telkom Banjarbaru

Martapura, KP – Awal tahun 2021 ini bencana banjir melanda kota Banjarbaru dan Martapura. Bencana ini, tidak hanya memberikan kerugian fisik dan materi bagi para korban, melainkan juga ada kerugian psikis dan mental didalamnya terutama bagi anak-anak kecil.

Hal inilah yang mendasari Kwartir Ranting Pramuka Martapura untuk membuat kegiatan Dukungan Psychosocial bagi anak-anak korban banjir.

Ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk kegiatan Dukungan Psychosocial diantaranya melakukan konseling, diskusi, ataupun dengan cara bermain.

Melihat hal itu Kwartir Ranting Pramuka Martapura tertarik untuk menggunakan aplikasi game buatan SMK Telkom Banjarbaru “Game Edukasi” (Game Berkunjung ke Rumah Rara Generasi Pertama).

Aplikasi game ini dipilih karena dirasa sangat menarik dan atraktif untuk bisa dimainkan anak-anak. Selain menghibur, game ini juga bisa memberikan edukasi bagi anak-anak. Ditambah lagi game ini juga dirasa pas dengan keadaan pandemi seperti sekarang, yang membuat anak-anak tidak bisa bermain diluar rumah.

“Untuk mengatasi hal tersebut maka kami mencoba cara lain dengan memanfaatkan permainan dalam bentuk teknologi untuk kegiatan Dukungan Psychosocial ini,” Ucap Gt Anita Rahma yang merupakan Anggota Kwartir Ranting Pramuka Martapura, Rabu (27/01) kemarin.

Menurut Anita, kegiatan yang dilakukan di posko Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nur Rahman, Sungai Sipai, Martapura itu dijalankan dengan cara bermain. Pasalnya, dengan cara itulah yang dirasa paling cocok digunakan pada anak-anak penyintas bencana.

“Kegiatan ini disambut antusias para pengungsi di sana terutama bagi anak-anak. Selain memberikan bantuan psikis, pihaknya juga memberikan bantuan materil untuk para korban di posko ini,” tambahnya.

Berita Lainnya
1 dari 502

Disamping itu, Ketua Kwartir Ranting Pramuka Martapura, Gt Abdul Halim menjelaskan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membantu psikis dan mental anak-anak penyintas banjir.

“Khusus ya bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat bencana ini agar bisa menjalani hari-harinya dengan lebih semangat lagi,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui bahwa Smk Telkom Banjarbaru berhasil menciptakan game edukasi untuk anak-anak bernama “Berkunjung ke Rumah Rara”.

Game ini dikembangkan oleh Kepala Sekolah SMK Telkom Banjarbaru Dr. Eko Suhartono Drs., M. Si dan salah satu Staff SMK Telkom Banjarbaru Mediana Indah Pertiwi S. Kom dibantu para siswa-siswi SMK Telkom Banjarbaru.

“Game ini bercerita tentang petualangan seorang anak yang ingin pergi berkunjung ke rumah Rara, di perjalanan dia menemui beberapa kendala akibat banjir, kemudian dia juga bertemu dengan binatang di hutan, dan petualangan lainnya hingga sampai di rumah Rara”. Ucap Mediana Indah Pertiwi S. Kom

Ia menerangkan, Game Berkunjung ke Rumah Rara dapat dimainkan di perangkat Android dan juga PC dengan cara menginstall aplikasi gamenya serta menggunakan aplikasi pendukung yang cukup sederhana yaitu microsoft powerpoint.

Sementara itu, Dr. Eko Suhartono Drs, M. Si menceritakan, Ide awal pembuatan game itu dikarenakan saat pandemi seperti ini banyak anak yang tidak bisa belajar secara tatap muka. Sehingga diperlukan media baru untuk pembelajaran agar lebih menarik salah satunya lewat media game.

“Oleh karena itu pihak SMK Telkom Banjarbaru berinisiatif membuat sebuah game sederhana yang diharapkan mampu mengedukasi anak-anak dan juga menyenangkan untuk dimainkan khususnya bagi anak-anak Paud,” paparnya.

Menurutnya, untuk dapat membuat game edukasi anak yang bermanfaat, tidak perlu memakai aplikasi yang sulit, cukup menggunakan aplikasi sederhana seperti powerpoint sudah bisa.

“Ditambah lagi dengan adanya bencana banjir di wilayah Banjarbaru dan Martapura diharapkan game ini dapat digunakan sebagai salah satu solusi trauma healing untuk para anak-anak korban banjir,” tandasnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya