Manfaatkan Medsos untuk Pasarkan Produk

Untuk harga, furniture dan perlengkapan rumah tangga yang dijualnya bervariasi, sesuai dengan model dan ukuran. Seperti lemari pakaian, harganya mulai Rp 700 ribu sampai Rp 1,2 juta. Rak TV dari Rp 300 ribu sampai Rp 550 ribu.

BANJARMASIN, KP – Pelaku usaha harus pandai memanfaatkan perkembangan media sosial (medsos) sebagai sarana dalam mempromosikan atau menjual berbagai macam produk usahanya, agar informasi lebih cepat sampai ke masyarakat luas.

Apalagi, di masa pandemi Covid-19 saat ini, yang mengharuskan masyarakat lebih banyak bediam diri di rumah saja. Dengan kondisi seperti ini, pemasaran lewat online dirasa sangat tepat untuk dilakukan.

Seperti, sejumlah pelaku usaha furniture di Banjarmasin, yang juga memanfaatkan medsos untuk mempromosikan barang produksinya kepada konsumennya.

“Saat ini, kalau hanya menunggu orang datang kurang efektif. Harus ada cara lain untuk mempromosikan barang-barang kita. Makanya, saya juga memasarkan lewat medsos. Terlebih lagi, sekarang orang lebih senang belanja online,” tutur Amin, seorang pedagang furniture di Kawasan Jalan Pahlawan, Rabu (13/1).

Di tokonya, Maska Furniture, Amin menjual berbagai macam furniture dan perlengkapan rumah tangga dari berbahan kayu sungkai. Mulai lemari pakaian, meja, kursi, rak TV, lemari dapur, meja belajar hingga meja sekolah, dan sejumlah perlengkapan rumah tangga lainnya.

Untuk harga, furniture dan perlengkapan rumah tangga yang dijualnya bervariasi, sesuai dengan model dan ukuran. Seperti lemari pakaian, harganya mulai Rp 700 ribu sampai Rp 1,2 juta. Rak TV dari Rp 300 ribu sampai Rp 550 ribu.

Berita Lainnya
1 dari 578

Sedangkan, meja belajar yang berukuran kecil Rp50 ribu, hingga yang ukuran besar yang dibandrol mulai Rp400 ribu sampai Rp800 ribu.

“Alhamdulillah, ada saja pembelinya. Meski tak mesti laku setiap hari. Memang, kondisi pandemi Covid-19 ini tak seramai sebelumnya. Omzet penjualan kami turun hingga 50 persen lebih. Saat ini kan perekonomian kita sedang sulit,” ujar Amin.

H Fahrul, pemilik Kalimantan Aluminium di kawasan yang sama, juga mengakui pentingnya mengenalkan produk yang dijual melalui pemasaran online.

“Mau tak mau, kita juga harus mengikuti perkembangan zaman dalam berdagang, seperti melalui media sosial. Sekarang tak hanya offline, tapi juga lewat online. Persaingan usaha semakin ketat, tinggal kita yang mesti pandai dalam cara pemasarannya,” imbuhnya.

H Fahrul, memproduksi berbagai perlengkapan untuk keperluan rumah tangga berbahan aluminium. Seperti lemari pakaian, meja etalase, hingga lemari dapur.

Harganya berkisar antara Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta. Bahkan, bisa lebih tergantung model, ukuran panjang dan lebarnya, serta tingkat kesulitan dalam pembuatannya.

“Syukur alhamdulillah, masih bisa mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari dan menggaji karyawan, meskipun penjualan tidak menentu selama pandemi ini,” ucap H Fahrul, yang memiliki tujuh orang pekerja. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya