Pembangunan Embung di HST untuk Atasi Banjir

Banjarmasin, KP – Komisi I DPRD Kalsel mendukung rencana pembangunan embung di Kabupaten Hulu Sungai Tengah(HST), sebagai upaya menanggulangi banjir di kabupaten tersebut.

“Kita dukung rencana pembangunan embung ini untuk mengatasi banjir,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, H Suripno Sumas kepada wartawan, kemarin di Banjarmasin.

Hal tersebut diungkapkannya usai melakukan monitoring kesiapan penanggulangan banjir yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten HST.

Apalagi pembangunan embung tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau pemerintah pusat.

“Namun untuk penyediaan lahan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah (Pemda), dalam hal ini pemerintah kabupaten (Pemkab) HST,” tambah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Oleh karena keterbatasan kemampuan anggaran Pemkab HST, maka untuk pembiayaan pengadaan lahan buat pembangunan embung tersebut, pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel menanggung/membantu 50 persen.

“Namun, kelihatannya Pemkab setempat masih mengharapkan tambahan bantuan Pemprov,” ujar Suripno.

Berita Lainnya
1 dari 935

Oleh karena itu, Suripno menyarankan, akan membicarakan secara internal Komisi I terlebih dahulu, kemudian dalam Banggar DPRD provinsi setempat.

“Mudah-mudahan harapan Pemkab HST tersebut bisa tertampung pada perubahan APBD Kalsel Tahun 2021 dan APBD Murni Tahun 2022,” jelasnya.

Diharapkan, dengan terbangunnya embung tersebut dapat mengendalikan bencana banjir yang selalu melanda Bumi Murakata HST tiap musim penghujan.

“Bencana banjir yang terjadi tiap musim penghujan bukan saja melanda Bumi Murakata HST, melainkan pula berdampak pada daerah tetengga seperti Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU),” demikian Suripno Sumas.

Di Bumi Murakata HST terdapat dua daerah aliran sungai (DAS) besar yaitu Kali Benawa/Sungai Barabai serta Sungai Batang Alai daerah hilirnya HSS dan HSU yang perairannya menyatu dengan Sungai Barito.

Sebelumnya, Kepala BPBD HST, H Budi mengatakan, rencana pembangunan embung berada di areal seluas 60 hektare dalam rangka menanggulangi banjir yang terjadi setiap tahun.

“Kita juga melakukan pembersihan sungai dan pemantauan DAS agar bisa memperlancar aliran sungai, sehingga tidak menyebabkan banjir,” katanya. (lyn/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya