Sektor Pertanian Jadi Perhatian Ditengah Wabah Covid-19

Pelaihari, KP – Ditengah pandemi Covid-19 sektor pertanian menduduki posisi yang semakin sentral, World Trade Organization (WTO) sudah memperingatkan potensi terjadinya krisis pangan akibat pembatasan mobilitas warga dan bahkan distribusi barang antar negara serta distribusi pangan dunia menjadi terkendala, sehingga membuat beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga.

Hal tersebut disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), pada saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pertanian Tahun 2021 melalui zoom meeting yang bertempat di Istana Negara, Senin (11/1/2021).

Ia meminta Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo lebih serius dalam pembangunan sektor pertanian, khususnya pengelolaan pangan nasional untuk mengurangi ketergantungan pada komoditas impor. Saat ini, Indonesia sangat bergantung pada impor kedele, jagung, bawang putih dan gula.

Padahal pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp 33 triliun per tahun untuk subsidi pupuk dan bibit tanaman.

Berita Lainnya
1 dari 413

“Kita tahu penduduk Indonesia sudah 270 juta jiwa lebih. Oleh sebab itu, pengelolaan yang berkaitan dengan pangan harus diseriusi. Pembangunan pertanian betul-betul harus kita seriusi, terutama yang berkaitan dengan komoditas pertanian yang impor,” kata Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan, pada beberapa pekan terakhir ini, pemerintah disibukkan oleh permasalahan terkait tahu, tempe, dan kedele. Harga kedele impor melonjak hingga 35% sehingga mempengaruhi harga tahu dan tempe di tingkat konsumen.

“Kedelai hati-hati, Jagung hati-hati, Gula hati-hati. Ini yang masih impor jutaan ton, bawang putih, dan beras. Meskipun ini sudah hampir dua tahun kita tidak impor beras.

Saya mau melihat betul pangannya kondisinya seperti apa, apakah konsisten bisa kita lakukan untuk tahun-tahun mendatang,” jelasnya.

Bupati Tanah Laut (Tala) yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tala H. Dahnial Kifli yang menyaksikan secara langsung jalannya Rakornas di Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Tala. (rzk/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya