Banjarmasin Kembali Cari Naga Banjar di 2021

Sejumlah alasan mengapa ajang pencarian naga dilaksanakan karena beberapa Naga di tahun-tahun sebelumnya sudah membangun rumah tangga yang otomatis tidak bisa lagi menyandang gelar Naga

BANJARMASIN, KP – Menyusul vakumnya selama tiga tahun, kini Pemerintah Kota tak menggelar even tahunan pencarian bibit Naga Banjar melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang resmi mengumumkan kembali membuka pencarian pasangan muda-mudi berbakat yang akan dijadikan Nang Galuh (Naga) Banjarmasin.

Khusus gelaran kegiatan ajang pemilihan Nanang Galuh (Naga) Kota Banjarmasin tahun ini memang bebeda ditahun-tahun sebelumnya. Karena kegiatan pemilihan Naga tahun ini ditengah pandemi yang tentunya dilakukan dengan syarat protokol kesehatan.

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, Dra Hj Fatimah Adam menjelaskan alasan mengapa pihaknya kembali menggelar acara tersebut. Di antaranya , adanya kemungkinan Naga di tahun-tahun sebelumnya sudah membangun rumah tangga. Otomatis tidak bisa lagi menyandang gelar Naga.

Alasan kedua, lantaran pihaknya memerlukan Naga sebagai duta wisata, dan duta budaya. Sehingga ketika Kepala Daerah dalam hal ini Wali Kota Banjarmasin melakukan kunjungan ke daerah lain, Naga Banjarmasin bisa mendampingi sebagai simbol seni budaya Banjarmasin.

“Begitu pula ketika mendapatkan kunjungan pejabat dari daerah lain. Atau ketika Kota Banjarmasin menggelar sebuah acara yang tentunya juga memerlukan Naga,” jelasnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (25/02) siang

Berita Lainnya
1 dari 2.643

Menurutnya, usulan tersebut sudah disetujui oleh Kepala Dinas terkait, yakni Ihsan Alhaq untuk diselenggarakan.”Alhamdulillah, usul untuk pemilihan Naga sendiri juga sudah disetujui oleh Pak Kadis,” ujarnya.

Kendati demikian, seiring dengan masih adanya pandemi Cobid-19, Fatimah menegaskan bahwa pemilihan Naga 2021 kali ini bakal dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Tidak hanya itu, gelarannya pun bakal sangat sederhana alias minimalis untuk mengurangi resiko terjadinya kerumunan. “Pendaftaran, nanti bergiliran. Begitu juga dengan proses seleksi. Agar tidak menimbulkan kerumunan, prosesnya juga dilakukan secara daring melalui webinar,” tekannya.

Sedangkan di acara grand final, pihaknya akan menyelenggarakan secara langsung di dalam ruangan. Namun jumlah peserta yang hadir dibatasi, yakni hanya boleh dihadiri 40 orang. “Grand finalnya juga disiarkan secara virtual,” sambungnya.

Fatimah mengungkapkan bahwa seluruh proses seleksi Naga 2021 ini akan dimulai dengan tahap pendaftaran yang dibuka mulai 1 Maret hingga 23 April mendatang.”Berapapun yang mendaftar, akan kami terima. Nantinya kami seleksi administrasi dan lain sebagainya. Untuk syarat utama calon Naga, yakni beraktivitas di Kota Banjarmasin,” tambahnya.

Menurut mantan deklamator Kalsel ini, gelaran pencarian bakat tersebut sangat penting dibuka kembali.”Kalau tidak seperti ini nilai budaya yang kita miliki bisa lenyap hanya karena Covid-19. Semestinya kita harus terus bangkit,” pungkasnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya