DPRD Kalsel Apresiasi Kinerja Paman Birin

Berita Lainnya
1 dari 2.437

Banjarmasin, KP – Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK mengapresiasi kinerja Gubernur Kalsel dan Wakil Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan dalam lima tahun terakhir.
“Banyak kebijakan dan terobosan yang dihasilkan Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan dalam lima tahun terakhir,” kata Supian HK kepada wartawan, usai paripurna dengan agenda usulan pemberhentian gubernur dan wakil gubernur Kalsel periode 2016-2021, Rabu (10/2/2021), di Banjarmasin.
Diantaranya, mencabut 625 izin tambang yang tidak berpihak dengan masyarakat dan berpotensi merusak lingkungan, yang sebelumnya dikeluarkan kabupaten/kota.
“Sejak dialihkan kewenangan perizinan tambang ke provinsi, Gubernur tidak pernah mengeluarkan izin tambang baru, justru mencabut izin tambang yang merusakan lingkungan,” kata politisi Partai Golkar.
Selain itu, berkat kerjasama yang baik antara Dewan Kalsel dan Pemerintah Provinsi Kalsel tidak lagi memperpanjang izin perkebunan kelapa sawit.
Selain itu, Gubernur Kalsel memperoleh berbagai prestasi, bahkan mendapatkan 126 penghargaan dari pemerintah pusat dan instansi terkait, serta baru-baru ini memperoleh penghargaan Pena Emas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
“Kami memberikan jempol atas kepemimpinan H Sahbirin Noor dan H Rudy Resnawan,” ujar Supian HK.
Supian HK menambahkan, banyak terobosan yang diambil pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalsel telah membangun jalan untuk kemaslahatan masyarakat, termasuk jalan eks HPH yang dialihkan menjadi jalan masyarakat untuk menembus kawasan terpencil dan terisolir.
Selain itu beliau juga telah berusaha untuk mengatasi permasalah banjir yang ada di Kalsel, dengan melakukan normalisasi dan pengerukan kanal, termasuk kanal baru.
“Buktinya bisa dilihat di Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang kini tidak lagi terendam banjir,” jelas wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel V, meliputi Kabupaten HSU, Balangan dan Tabalong.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi juga banyak memberikan bukti terhadap keberlangsungan ketahanan pangan masyarakat, dengan mengembangkan kawasan Jejangkit menjadi kawasan pertanian yang luas.
“Pemprov juga selalu berusaha untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya