Pasca Banjir, Benih Basah Dijadikan Warga Bumi Makmur Pakan Ternak

Pelaihari, KP – Menjadi salah satu wilayah paling terdampak, 90 persen warga Kecamatan Bumi Makmur yang berprofesi sebagai petani sawah seluruhnya terimbas bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Tanah Laut. Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Bumi Makmur Sahidanor saat beberapa waktu yang lalu di ruang kerjanya.

Diibaratkan oleh Sahidanor, semisal petani memiliki benih dengan harga normal Rp 400 ribu, maka ketika basah terkena banjir harga menjadi Rp 50 ribu, sehingga petani akan rugi Rp 350 ribu rupiah. Pada akhirnya warga yang memiliki benih akan memanfaatkan benihnya yang rusak menjadi pakan ternak.

Berita Lainnya

Pemkab Tala Terima Hibah Bangunan IPA SPAM IKK

Kebugaran Diri Benteng Melawan Pandemi

1 dari 444

Inilah yang terjadi pada Sarkawi, salah satu warga Desa Handil Babirik yang terlihat sedang menjemur benihnya yang basah di titian jalan aspal depan rumahnya. Ia menyebutkan sebelumnya memiliki 250 bleg benih, namun terendam banjir 125 bleg sehingga tersisa 100an bleg yang tidak terkena banjir. Ia pun berencana membeli ternak itik agar benih yang rusak dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak.

“Semoga ada bantuan entah itu pupuk atau bibit, atau tambahan modal untuk kami,” ujarnya. (rzk/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya