Perpustakaan di Kalsel Banyak Belum Terakreditasi

Banjarmasin, KP – Salah satu kendala dalam peningkatan kualitas yang dialami Dinas Perputakaan dan Kearsipan Kalsel adalah banyaknya perpustakaan yang belum memiliki akreditasi.

Hal tersebut dikatakan Kadispersip Kalsel Hj Nurliani saat sambutan pada pembukaan Bimtek Pengelola Perpustakaan tingkat SMA sederajat, Kamis (25/2) di Banjarmasin.

“Kendala yang kita hadapi saat ini adalah masih banyak perpustakaan yang belum memiliki akreditasi,” katanya

Berita Lainnya
1 dari 1.229

Dengan kata lain Perpustakaan tersebut memiliki koleksi buku yang kurang, sarana dan prasarana yang minim serta dukungan dana yang belum maksimal.

Sementara berdasarkan UU No 43 tahun 2007 tentang perpustakaan pada pasal 23 ayat 6 pihak sekolah atau lembaga madrasah minimal dapat mengalokasikan 5 persen dari anggaran sekolah atau madrasah.

Selain itu, faktor sumber daya manusia juga menjadi kendala. “Kebanyakan tenaga pengelola perpustakaan adalah tenaga honorer sehingga terkadang mereka pindah atau berhenti, padahal mereka sudah mendapatkan pendidikan dan pelatihan terkait pengelolaan perpustakaan, ini menyebabkan pengelolaan perpustakaan tak maksimal,” kata Nurliani.

Diharapkan dari Bimtek pengelolaan perpustakaan ini para peserta dapat menyerap ilmu secara maksimal bagaimana teknis pengelolaan perpustakaan. “Saya berharap kegiatan Bimtek ini dapat dimanfaatkan sebaiknya oleh peserta sehingga ilmunya bisa segera diaplikasikan di tempat tugasnya masing-masing,” harap Nurliani. (fin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya