Satgas Normalisasi Sungai Diminta Bekerja Tidak Tebang Pilih

Banjarmasin, KP- Tim Satgas Normalisasi Sungai yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Banjarmasin dan sudah diberi SK Walikota untuk mengantisipasi musibah banjir dan air pasang, diharapkan dapat bekerja maksimal. dan tidak tebang pilih.

Hal ini disampaikan, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Tugiatno, agar tim yang bekerja dapat benar-benar serius dalam bertugas, agar langkah antisipasi dan penanganan hingga normalisasi sungai guna mengantisipasi banjir kedepan tidak kembali terjadi dapat diwujudkan.

“Sebab kami yakin, bila Satgas Normalisasi Sungai bekerja maksimal. Maka hasilnya juga dapat dicapai dengan baik,” ujar Tugiatno kepada {KP} Selasa (9/2/2021)

Sebelumnya Tugiatno sempat meninjau langsung pembongkaran bangunan di kawasan Jalan Pandu yang dilaksanakan Satgas Normalisasi Sungai belum lama ini.

Berita Lainnya
1 dari 2.423

Dikatakannya, terkait pembongkaran bangunan yang dinilai mengganggu dan menghambat arus air, harus dilaksanakan tanpa tebang pilih.. Bila ada kendala, maka diatasi dengan mencari solusi terbaik bersama tim dan jajaran terkait.

“Saya yakin warga juga sangat mendukung langkah normalisasi sungai ini, sebab sudah merasakan sendiri dampak dan akibat bila fungsi sungai hilang. Bencana banjir dan lainnya sudah terjadi,” ingatnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika mengatakan Satgas Normalisasi Sungai terus melakukan pendataan tempat hunian dan bangunan lainnya yang masih ada di bantaran sungai yang dinilai menutupi aliran sungai.

Dasar Surat Edaran (SE) Nomor : 1 tahun 2021 yang dikeluarkan Wali Kota Banjarmasin tersebut adalah Perda Nomor : 14 tahun 2009 tentang Bangunan Panggung, dan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor : 15 tahun 2012 tentang izin mendirikan bangunan panggung, serta Perda Nomor : 31 tahun 2012 tentang Penetapan Pengaturan Pemanfaatan Sepadan sungai dan bekas sungai.

Hingga saat ini terdata sebanyak 181 titik bangunan termasuk jembatan yang dinilai menghambat dan mempersempit aliran sungai. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya