Komisi III Gelar RDP Atasi Kemacetan Handil Bakti

Berita Lainnya
1 dari 3.234

Banjarmasin, KP – Komisi III DPRD Kalsel melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak terkait dalam rangka mengatasi kemacetan lalu lintas di Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.
“Besok (Rabu, red), kita melaksanakan RDP dengan mengundang Balai Jalan, Dinas Perhubungan dan asosiasi angkutan truk,” kata anggota Komisi III DPRD Kalsel, Fahrin Nizar kepada wartawan, Selasa (16/3/2021), di Banjarmasin.
Fahrin Nizar mengungkapkan, kemacetan lalu lintas ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama pengguna jalan dari Barito Kuala, Banua Enam maupun provinsi tetangga, Kalteng.
“Karena kemacetan lalu lintas di Handil Bakti ini bisa berlangsung berjam-jam, sehingga sangat mengganggu kenyamanan,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Menurut Fahrin Nizar, kemacetan lalu lintas yang terjadi di Handil Bakti ini terjadi di dua titik, yakni di Desa Gampa Asahi dan kawasan Jalan Cemara.
“Jadi titik kemacetan ini harus di urai, agar tidak berlangsung lama,” jelas Fahrin Nizar.
Diungkapkan, kemacetan yang terjadi di Desa Gampa Asahi ini dikarenakan banyaknya truk pengangkut barang yang amblas, sehingga menyebabkan antrian panjang.
“Kerusakan jalan ini karena truk pengangkut barang membawa muatan melebihi kapasitas jalan, sehingga sering amblas, terutama di ruas jalan yang belum ditingkatkan kapasitasnya,” tambah wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel III, yakni Kabupaten Barito Kuala.
Diakui, kapasitas jalan di kawasan Barito Kuala tidak sama dengan di Jalan A Yani yang sudah seringkali di aspal, mengingat jalan negara tersebut relatif baru dan berada di daerah rawa, sehingga daya dukungnya hanya sekitar 15 ton.
“Seharusnya truk pengangkut yang melintasi jalan tersebut bisa mengurangi muatannya, sehingga tidak amblas dan menyebabkan kemacetan lalu lintas,” ujar Fahrin Nizar.
Selain itu, juga menyangkut petugas yang mengatur lalu lintas, karena terkesan tidak ada perhatian, baik dari Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala, Kota Banjarmasin maupun Pemprov Kalsel.
“Adanya petugas tentu dapat mengatur kelancaran lalu lintas, terutama di kawasan Cemara, sehingga tidak menyebabkan kemacetan di Handil Bakti, karena yang mengatur selama ini hanyalah relawan maupun babinsa setempat,” ungkapnya. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya