
BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pasca terjadinya pemadaman listrik dari PT PLN (Persero), Plt. Direktur PT Air Minum Bersujud, Bapak Dwi Dibyo Raharjo, turun langsung meninjau operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) bersama jajaran teknis guna memastikan seluruh proses produksi dan distribusi air bersih kembali berjalan secara normal.
Peninjauan pada Kamis, 30/07/2026) malam dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap proses pemulihan pasca gangguan kelistrikan, meliputi pemeriksaan sistem kelistrikan, pompa produksi dan distribusi, panel kontrol, peralatan mekanikal dan elektrikal, serta seluruh tahapan pengolahan air.
Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap kondisi tekanan jaringan dan proses normalisasi distribusi air kepada pelanggan.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Direktur juga memberikan arahan kepada seluruh tim teknis agar melakukan pemantauan secara intensif terhadap setiap tahapan pemulihan, mengantisipasi potensi kendala di lapangan, serta memastikan seluruh prosedur operasional dijalankan sesuai standar guna menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan air bersih.
PT Air Minum Bersujud menyadari bahwa setelah listrik kembali menyala, sistem distribusi air tidak dapat langsung normal karena memerlukan waktu untuk mengisi kembali reservoir, menstabilkan tekanan pada jaringan perpipaan, serta melakukan pembuangan udara (air release) di beberapa titik distribusi.
Oleh karena itu, proses pemulihan dilakukan secara bertahap agar sistem dapat kembali beroperasi secara optimal tanpa menimbulkan gangguan baru.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik, PT Air Minum Bersujud akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, memperkuat koordinasi dengan PT PLN (Persero), serta mengambil langkah-langkah teknis yang diperlukan untuk meminimalkan dampak gangguan kelistrikan terhadap pelayanan air bersih. Diharapkan dengan upaya tersebut, kontinuitas pelayanan kepada masyarakat dapat tetap terjaga dan kembali normal secepat mungkin.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di lapangan, memastikan setiap proses pemulihan berjalan dengan baik, serta memberikan pelayanan air bersih yang andal, aman, dan berkelanjutan kepada seluruh pelanggan,”katanya.(nau/KPO-1)















