Dishub Sanksi Perusak, Terekam Pembatas Jalan

Banjarbaru,KP – Baru saja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru melaksanakan Rekaya Lalu Lintas untuk Jalur dikawasan Lapangan Dr Murdjani selama beberapa hari. Namun tangan-tangan jahil para remaja ini membuat sejumlah besi penghubung antar water barrier yang menjadi pembatas jalan malah dirusak.

Menanggapi pengrusakan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie, sangat menyayangkan dengan pengrusakan fasilitas keselamatan jalan tersebut. Karena, sesuai amanat UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemasangan prasarana jalan seperti rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), dan fasilitas pejalan kaki bertujuan untuk memberi keamanan bagi pengguna jalan.

Berita Lainnya
1 dari 547

“Untuk orang yang merusak prasarana jalan sehingga tidak berfungsi lagi atau melanggar pasal 28 ayat 2, akan ada ancaman pidana penjara pidana paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 50 juta. Diharapkan masyarakat tidak berlaku iseng apalagi merusak seperti ini, karena ini demi kenyamanan bersama dalam melakukan perjalanan di jalan umum,” tegas Yani Makkie.\

Bahkan dalam rekaman CCTV yang berada di gedung Balai Kota ini, sekitar pukul 04.00 dini hari, terlihat sejumlah pria berkumpul di kawasan lapangan Dr Murdjani, namun saya terlihat dari rekaman para pria tersebut merusak dengan sengaja pembatas jalan tersebut. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya