Menata Potensi, Wujudkan Banjarbaru Juara

TEPAT Selasa (20/4/2021) Kota Banjarbaru kini sudah memasuki usianya ke 22. Ditangan kepemimpinan Wali kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin dan Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono SE ikut hadir di Rapat Paripurna DPRD kota Banjarbaru dalam Rangka Hari Jadi ke-22 Kota Banjarbaru 2021 di Graha Paripurna lantai III gedung DPRD kota Banjarbaru, Selasa (20/4/2021).

Hadir juga dalam Rapat Paripurna ini Ketua, Wakil Ketua dan anggota DPRD Banjarbaru Dandim 1006/martapura, Kejari Banjarbaru, Ketua PN, Sekretaris daerah Banjarbaru, para asisten, staf ahli, kepala badan, dan kepala dinas di lingkungan pemerintah kota Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Arifin mengatakan di usianya yang ke 22 tahun, Banjarbaru sudah menunjukkan jati dirinya sebagai sebuah kota yang penuh gairah untuk berbenah dan menata dirinya dengan segala potensi dan daya upaya menuju kota yang semakin berkualitas pembangunannya di segala bidang.

Dengan visi “terwujudnya Banjarbaru juara. Banjarbaru maju, agamis, dan sejahtera’’, Banjarbaru cerminan dari komitmen yang dibangun agar mempunyai daya saing dengan daerah lainnya melalui pengembangan segala potensi sumber daya yakni mewujudkan Banjarbaru sebagai daerah terdepan di Kalimantan Selatan, terutama di bidang pendidikan, perdagangan, industri pengolahan dan jasa, pemerintahan dan permukiman,” kata dia.

Sedangkan Banjarbaru agamis dapat dimaknaiwa masyarakat yang relijius modern adalah salah satu syarat untuk memberikan landasan terbentuknya masyarakat yang bertaqwa, toleran, dan berbudi pekerti luhur.

Adapun Banjarbaru sejahtera sebagai prioritas dalam visi pembangunan kota Banjarbaru 2021–2024, yakni sumber daya manusia yang berkualitas, menumbuh kembangkan ekonomi daerah, lingkungan yang sehat, dinamis, dan pemerintahan yang baik.

Dengan demikian Banjarbaru juara dimaknai sebagai motivasi dan inspirasi, penyemangat sekaligus pengingat komitmen kita bersama yang diharapkan mampu menumbuhkan daya juang dan daya saing, sehingga kota banjarbaru memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif dengan daerah lainnya.

“Visi dimaksud akan direalisasikan misi-misi yaitu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang sejahtera dan berakhlak mulia. Meningkatkan pembangunan perekonomian daerah yang berkelanjutan dengan kearifan lokal dan menjaga kelestarian lingkungan hidup,” kata Aditya.

Lantas tata kelola pemerintahan yang profesional dan amanah.”Kami harapkan dengan visi dan misi ini, kota Banjarbaru akan tampil menjadi kota pelayanan yang kian prima dengan masyarakat yang kreatif, toleran, berwawasan lingkungan, mandiri dan relijius,” ujar dia.

Hari jadi yang menampilkan logo “burung Karuang dan buah Karamunting”. Dua ikon yang dahulu sangat khas bagi kota Banjarbaru. Dengan logo ini akan mengangkat dan mengingatkan nilai-nilai historik, ikon khas serta potensi-potensi besar yang dimiliki oleh kota Banjarbaru yang mungkin terabaikan untuk kembali di kenang serta dilestarikan dalam masa kepemimpinan kami,” kata dia.

Khusus program yang disusun sudah dapat dirasakan saat ini. Pasar Pondok Mangga yang dulu sepi dan beberapa tahun terabaikan, kini telah aktifkan untuk menampung PKL Pasar Bauntung.

Berita Lainnya
1 dari 628

“Perlahan kita juga akan mengoperasionalkan sejumlah pasar kecamatan. Dalam waktu dekat, kita juga akan mengaktifkan kegiatan di mess l,” paparnya.

Kemudian juga memberikan perhatian pada makam tokoh Banjarbaru Ban der pijl yang merupakan bapak pembangunan. Juga akan membangun kembali stadion H ilIdak yang posisi sekarang tergantikan, dengan sarana olahraga yang lebih besar juga moderen.

“Termasuk yang juga akan kita kerjakan, melakukan pemanfaatan terhadap lubang-lubang besar bekas galian, untuk mitigasi banjir yang seperti menjadi langganan,” kata Aditya.

Hari jadi kota Banjarbaru yang ke 22 ini, bertepatan dengan 53 hari Wali kota dan Wakil Wali kota menjabat sebagai walikota Banjarbaru. “Kami sangat menyadari, bahwa diusia jabatan yang sangat baru, belum banyak yang bisa kami sampaikan sebagai keberhasilan. Namun tentu kita bersyukur, alhamdulillah dan bantuan dari semua pihak, relokasi pasar bauntung yang diperkirakan sulit dan penuh tantangan, telah berhasil bersama sama kita lakukan,” ujar dia.

Pencapaian ini dapat diraih melalui kolaborasi yang intensif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, legislatif, dunia usaha/swasta, dan masyarakat yang menghasilkan komitmen bersama baik dari sisi pembiayaan maupun pelaksanaannya.

Infrastruktur kota juga akan terus diperbaiki terutama jalan utama dan lingkungan, saluran pembuangan air, jembatan, pembangunan rth serta fasilitas umum lainnya.

Melihat tekad dan dukungan serta kolaborasi solid pemerintah dan masyarakat yang semakin kuat, optimisme, semangat, serta ikhtiar dan tawakal kepada allah yang maha kuasa, maka melilih tagline “Banjarbaru Juara” sebagai pendorong semangat untuk membangun kota Banjarbaru.

Peringatan hari jadi tahun ini juga terasa berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. di tahun ini kita masih dilanda bencana pandemi covid-19. Hal ini tentunya sangat berpengaruh besar pada berbagai aspek kehidupan masyarakat terutama ekonomi, sosial dan budaya.

Target pembangunan pun harus dilakukan penyesuaian untuk lebih difokuskan pada 3 (tiga) bidang penanganan, yaitu penanganan bidang kesehatan, penanganan bidang ekonomi dan jaring pengaman sosial.

Tim anggaran pemerintah daerah juga telah melakukan refocusing anggaran dalam rangka penanganan pencegahan Covid-19 serta penanganan pasca banjir. Antara lain melakukan rasionalisasi anggaran belanja pada masing-masing SKPD yang dananya bersumber dari dana insentif daerah, dana alokasi khusus dan badan layanan umum daerah.

Adapun total anggaran yang disediakan untuk penanganan pencegahan Covid-19 di kota banjarbaru adalah sebesar Rp. 33.049.475.238,- (tiga puluh tiga miliar empat puluh sembilan juta empat ratus tujuh puluh lima ribu dua ratus tiga puluh delapan rupiah).

Anggaran ini digunakan untuk insentif tenaga kesehatan dan operasional, dukungan vaksin covid-19 serta pemulasaran jenazah terindikasi Covid-19.

Selanjutnya anggaran terkait penanganan pasca banjir adalah sebesar rp. 4.694.050.000,- (empat milyar enam ratus sembilan puluh empat juta lima puluh ribu rupiah). Anggaran ini digunakan untuk perbaikan jalan dan jembatan serta pembelian bibit ternak. (Dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya