Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Festival Muharram Cempaka Diikuti 1.450 Peserta, Usung Tema Hijrah dari Ketergantungan Gadget

×

Festival Muharram Cempaka Diikuti 1.450 Peserta, Usung Tema Hijrah dari Ketergantungan Gadget

Sebarkan artikel ini
Hal 6 3 KLM BJB 2 8
SEMARAK MUHARRAM: Peserta mengikuti rangkaian Festival Muharram 1448 Hijriah di Pesantren Miftahul Khairiyah Cempaka, Minggu (14/6/2026). (KP/Devi)

Banjarmasin, KP – Festival Muharram 1448 Hijriah yang digelar Pesantren Miftahul Khairiyah bersama masyarakat Kecamatan Cempaka resmi dimulai, Minggu (14/6/2026). Kegiatan tahunan tersebut akan mencapai puncaknya melalui Pawai Akbar Muharram pada Selasa (16/6/2026) yang diperkirakan diikuti sekitar 1.450 peserta.

Mengusung tema “Hijrah dari Ketergantungan Gadget, Menuju Pribadi yang Berilmu dan Berakhlak di Lingkungan Banjarbaru Emas”, festival ini menjadi sarana syiar Islam sekaligus edukasi bagi generasi muda untuk memanfaatkan teknologi secara bijak serta memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Kalimantan Post

Rangkaian kegiatan dipusatkan di Pesantren Miftahul Khairiyah Cempaka. Hari pertama diisi dengan lomba kaligrafi, azan, dan mewarnai gambar Islami, sedangkan hari berikutnya dilanjutkan dengan lomba mengaji dan tilawah Al-Qur’an.

Panitia Festival Muharram, Mahmuddin, mengatakan tema yang diangkat tahun ini dilatarbelakangi keprihatinan terhadap meningkatnya ketergantungan anak-anak dan remaja terhadap penggunaan gawai.

“Melalui Festival Muharram ini kami ingin mengajak generasi muda melakukan hijrah perilaku agar lebih dekat dengan ilmu pengetahuan, Al-Qur’an, dan nilai-nilai akhlak yang baik,” ujarnya.

Menurut Mahmuddin, Festival Muharram Cempaka telah menjadi tradisi masyarakat sejak era 1990-an dan terus berlangsung hingga kini. Kegiatan yang awalnya hanya melibatkan lingkungan madrasah dan warga sekitar tersebut berkembang menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Kecamatan Cempaka.

Selain perlombaan Islami, festival juga diisi kegiatan santunan anak yatim dan fakir miskin, pertunjukan seni religi, serta tradisi memasak Bubur Asyura yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat setempat.

Puncak kegiatan berupa Pawai Akbar Muharram akan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TPA, TK, RA, MI, SD, MTs hingga MA, serta kelompok masyarakat dan organisasi keagamaan di Kecamatan Cempaka.

Rute pawai dimulai dari halaman Pesantren Miftahul Khairiyah, melintasi Jalan Mistar Cokrokusumo menuju Masjid Nurul Hasanah di Kelurahan Sungai Tiung, sebelum kembali ke lokasi awal.

Baca Juga :  Wali Kota Banjarbaru Tinjau Perbaikan Drainase Jalan Ahmad Yani, Targetkan Kurangi Genangan

Mahmuddin berharap Festival Muharram tidak hanya menjadi ajang perayaan Tahun Baru Islam, tetapi juga sarana membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an sebagai bagian dari upaya mewujudkan Banjarbaru EMAS.(Dev/K-5)

Iklan
Iklan