Adu Nasib FC dibungkam Tim Allstar Kalsel

Banjarmasin, KP – Klub sepakbola dari Banjarmasin, Adu Nasib FC harus mengakui ketangguhan Allstar Kalsel FC. Dalam laga persahabatan Bulan Suci Ramadhan, di lapangan sintetis Green Yakin Soccer Field (GYSC), tim binaan Dispsora Kalsel unggul meyakinkan dengan skor 3-1.

Pertandingan yang dilangsungkan Kamis petang tadi, dipimpin wasit PSSI, Gunawan, pada menit-menit awal kedua tim sama-sama bermain menyerang, baik dari poros tengah maupun sayap kiri dan kanan.

Allstar Kalsel memimpin lebih dulu melalui gol Idrus, berawal dari serangan balik saat para pemain Adu Nasib gencar melakukan pressure di daerah pertahanan lawan.

Adu Nasib berhasil menyamakan kedudukan dalam tempo cepat melalui Edy, dari titik penalty. Akibat seorang pemain Allstar handball dalam zona 16 pas. Edy yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Kedudukan imbang 1-1, bertahan hingga babak pertama usai.

Dalam pertandingan babak kedua, para pemain Adu Nasib lebih gencar melakukan serangan, namun selalu kandas dalam penyelesaian akhir, karena kipper Allstar, Budi tampil cemerlang dan beberapakali menggagalkan tembakan bomber Adu Nasib FC.

Berita Lainnya
1 dari 398

Allstar Kalsel yang terus mendapatkan tekanan justeru berhasil menambah gol melalui Wahyu , kedudukan berubah menjadi 2-1.

Ketinggalan satu gol membuat para penyerang Adu Nasib meningkatkan pressure mereka, namun lagi-lagi kandas oleh solidnya pergerakan kipper Budi. Allstar justeru mampu menambah gol melalui Yuli beberapa menit sebelum pertandingan usai, sehingga kedudukan menjadi 3-1, bertahan hingga wasit Gunawan meniup pluit panjang tanda selesainya laga persahabatan tersebut.

Trio pelatih Allstar Kalsel, Ridwan Tulang Sirait, Mulyani dan Pep Edy Susanto, didampingi tokoh Pembina tim, Yuyu Rahmat Mulyana mengakui, para pemainAdu Nasib memiliki pergerakan yang cukup cepat, dan berkali-kali berhasil melakukan tekanan hingga memasuki zona 16 pas.

Untungnya Allstar memiliki goalkeeper yang tangguh, sehingga selalu berhasil melakukan penyelamatan yang cemerlang. ‘’Satu-satunya gol Adu Nasib terjadi karena dilesakkan dari titik penalty,’’ kata Ridwan, mantan benteng tangguh Barito Putera ini.

Ditambahkan Yuyu Rahmat, pertandingan persahabatan menjelang berbuka puasa, untuk meningkatkan silaturahmi dan melatih ketahanan fisik, sekaligus meningkatkan imunitas tubuh dari penularan virus covid-19.

‘’Selama puasa Ramadhan khususnya memasuki pekan kedua, tim Allstar Kalsel tetap melakukan latihan rutin, namun waktunya disesuaikan pas mendekati saat berbuka, sehingga tubuh tidak terlalu lemas,’’ papar Yuyu Rahmat Mulyana yang Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel. (nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya