Nasib Taman Satwa Jahri Saleh Saat Pandemi Kurang Terawat

Banjarmasin,KP – Penutupan kebun binatang di seluruh Indonesia pada masa pandemi virus corona yang kini belum berakhir menimbulkan masalah bagi perawatan taman satwa yang menghuni kebun binatang.

Hilangnya pemasukan utama kebun binatang dari tarif tiket masuk yang dikenakan kepada pengunjung ditambah minimnya anggaran dari APBD yang dialokasikan merupakan penyebabnya.

Nasib memprihatinkan kebun binatang di tengah nasib mewabahnya pandemi corona di seluruh Indonesia itu termasuk kini dihadapi Taman Satwa milik Pemko Banjarmasin.

Taman Satwa yang berlokasi di Jalan Jahri Saleh Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara yang juga tidak tersedia klinik hewan itu kini nyaris tidak terawat.

Dari pantauan {KP} Minggu (16/5) kemarin, Taman Satwa yang didalamnya dihuni berbagai spesies binatang itu tidak dibuka dan tidak ada satupun petugas taman yang terlihat.

Padahal taman itu bisanya cukup ramai dikunjungi warga terutama pada saat libur seperti hari Sabtu dan Minggu. Terlebih saat libur Hari Raya Idul Fitri seperti tahun ini.

Dari depan pintu pagar halaman depan masuk Taman Satwa Jahri Saleh yang ditutup terlihat semak belukar dan rumput menandakan tempat rekreasi keluarga ini tidak terawat.

Berita Lainnya
1 dari 2.988

Sementara sejumlah warga yang tidak mengetahui penutupan selama pandemi sempat hendak mengunjungi taman tersebut harus pulang kembali.

“Padahal selain hendak rekreasi saya kesini sekaligus untuk bertemu salah seorang keluarga yang kebetulan bertugas di taman ini,” kata Herman.

Warga yang yang mengaku tinggal di Jalan Pekauman Banjarmasin ini datang ke Taman Satwa Jahri Saleh bersama dua anaknya dan dua orang perempuan muda, Minggu kemarin.

Diperoleh informasi meski masih belum dibuka, namun berbagai spesies binatang yang menghuni Taman Satwa Jahri Saleh tetap dilakukan perawatan dan secara rutin diberikan makanan. Meski hanya satu kali setiap hari.

“Dari yang saya lihat biasanya berbagai binatang yang menghuni Taman Satwa disini diberi makan oleh petugas satu kali sehari,” ujar salah seorang penjual pentol yang berjualan di depan pintu pagar Taman Satwa Jahri Saleh.

Dimaklumi penutupan seluruh tempat rekreasi sebagai tindak lanjut mengikuti instruksi dari pemerintah pusat dan daerah ini untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang kini belum berakhir.

Dari seluruh kebun binatang di Indonesia termasuk Taman Satwa Jahri Saleh milik Pemko Banjarmasin berhenti beroperasi dan dilakukan penutupan sejak pertengahan Mei 2020 tahun lalu. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya