Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin Ikuti Pembekalan Kepemimpinan

Banjarbaru, KP – Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mengikuti pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri bagi bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota non petahana tahun 2021 secara daring Senin (14/6/2021).

Kegiatan diawali grand opening pembelajaran tatap maya pembekalan kepemimpinan, yang dilanjutkan dengan pemberian materi, yakni pembinaan politik dan demokrasi lokal paska Pilkada serentak, sistem pemerintahan Indonesia, serta kepemimpinan dan etika pemerintahan.

Sesi terakhir dengan materi isu strategis otonomi daerah dan permasalahannya.

Menteri Dalam Negeri Indonesia, Tito Karnavian mengatakan, ini merupakan tugas Kementerian untuk untuk mengembangkan SDM dan tugas pembinaan pengawasan pemerintahan daerah. “Salah satunya penguatan kemampuan para pemimpin eksekutif daerah tahun 2020, hasil Pilkada serentak,” kata Tito Karnavian.

Tito Karnavian menginginkan agar materi yang disampaikan dapat memperkaya pengetahuan dan kemampuan untuk kedepannya, agar bisa lebih sukses dan selamat. “Materi yang disampaikan kepada non petahana berbeda dengan petahana,” tambahnya.

Berita Lainnya
1 dari 638

Tito Karnavian juga mengingatkan kepala daerah yang sudah dilantik agar untuk bisa mengontrol dan menekan laju penyebaran Covid-19 dan mengatasi masalah stunting.

“Manfaatkan secara maksimal waktu yang tersedia di tahun 2021 sampai pertengahan tahun 2023 untuk bekerja membangun daerah dan menyejahterakan masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi secepatnya,” ujarnya

Kepala BPSDM, Kemendagri RI, Teguh Setyabudi mengatakan, pembekalan ini ditujukan kepada para bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota hasil Pilkada serentak tahun 2020 yang dilaksanakan secara demokratis dan menghasilkan 270 pasangan kepala daerah yang memiliki karakteristik kepemimpinan yang berbeda yang berdasar dari berbagai macam latar pendidikan, usia, pengalaman politik dan keahlian.

“Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak di bidang perencanaan pemerintahan daerah dan pengabdian masyarakat dalam NKRI,” ujar Teguh.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pembinaan secara virtual pada 7-17 Juni 2021 untuk gelombang pertama dan dilanjutkan 14-18 Juni untuk gelombang kedua bagi non petahana.

Pembelajaran tatap muka untuk kehadiran para peserta secara langsung akan dilaksanakan dengan memperhatikan penerapan protokol Covid-19 yang dimulai pada 28 Juni hingga 5 Agustus 2021 secara berkelanjutan. (dev/k-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya