Pubertas Masuk Nominas Top Inovasi Pelayanan Publik 2021

Paringin, KP – Pemerintah daerah kabupaten Balangan terus berinovasi demi mewujudkan masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri. Melalui Dinas Kesehatan Balangan mengeluarkan program pelayanan kesehatan Pubertas atau Puskesmas Berjalan di Tapal Batas.

Program Pubertas bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal itu disampaikan Bupati Balangan H Abdul Hadi saat ekspos inovasi top pelayanan public dihadapan Tim Panel Independen (TPI) KKIP 2021, melalui sambungan video teleconference, Selasa (13/07/2021) kemarin.

Abdul Hadi memaparkan inovasi ini merupakan inisiasi bersama Dinas Kesehatan Balangan. Dimana inovasi tersebut telah masuk dalam nominasi top inovasi pelayanan publik.

Disampikannya, Pubertas ini merupakan pelayanan kesehatan secara jemput bola, dimana tenaga medis dikirim untuk melayani kesehatan warga di wilayah pedalaman.

“Kalau biasanya warga yang datang ke Puskesmas, melalui Pubertas ini, tenaga medis yang jemput bola. Sehingga layanan kesehatan sampai ke wilayah terpencil sekali pun,” ujarnya.

“Diketahui, bahwa program Pubertas ini telah masuk dalam inovasi layanan publik yang ditargetkan akan masuk di top 45 besar. Kita berharap kabupaten Balangan kalau bisa masuk dalam 10 besar,” imbuhnya.

Berita Lainnya

Disdik Balangan Kembali Usulkan PTM

1 dari 489

Sementara, Tim Panel Independen juga menyambut baik inovasi yang disampaikan. Bahkan meminta adanya peningkatan layanan.

Usai penyampaian ekspos inovasi tersebut, Bupati H Abdul Hadi menyampaikan arahan kepada Kepala Dinas Kesehatan. Ia meminta, Dinkes Balangan  untuk menambah tenaga dokter. Sehingga pelayanan medis ke pedalaman semakin meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Balangan, Erwan Mega Karya Latif mengatakan, kegiatan Pubertas tersebut telah berlangsung sejak tahun 2010 yang anggarannya bersumber dari DAK.

“Pada Puskesmas Uren, enam dusun dilayani oleh tenaga kesehatan, di antaranya Dusun Tanjung Jalamu, Sawang, Libaru Sungkai dan Ambata. Sementara pada Kecamatan Tebing Tinggi yakni Dusun Nanai,” jelasnya.

Terpisah, Plt. Kepala UPTD Puskesmas Uren, Rahmat Yusliansyah berharap agar inovasi ini selalu berkembang dan berkelanjutan, serta dapat terus meningkatkan elemen di dalam pelaksanaannya.

“Ada 27 elemen pelaksanaan penilaian SPM dan juga tambahan UKM lain yang akan kira tingkatkan,” pungkasnya. (srd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya