Supian HK Kekeuh Tak Keluar. Bentrok Kembali Terjadi di #SaveKPK Jilid III

Banjarmasin, KP – Tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75, gelombang aksi #SaveKPK oleh kalangan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi kembali terjadi di Banjarmasin, (01/07).

Pada aksi #SaveKPK jilid III kali ini, ratusan mahasiswa kembali menyerbu rumah banjar di jalan Lambung Mangkurat.

Namun lagi-lagi, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK yang menjadi keinginan massa, enggan keluar dari sarangnya dan menemui demonstran.

Ditambah lagi dengan ketegasan sikap dari aparat kepolisian, yang tak memberikan ruang untuk mendekat bahkan masuk ke gedung dewan. Alhasil, mahasiswa pun memberikan kartu merah kepada aparat.

Terlebih dengan tindakan yang dianggap represif oleh mahasiswa pada aksi #SaveKPK jilid II lalu.

Dan aksi kali ini, unjuk rasa kembali berujung ricuh. Pasalnya, Supian HK tetap kekeh tidak mau keluar menemui massa.

Mula-mula, massa yang jengah dengan sikap pimpinan dewan dan aparat kepolisian, membakar ban di tengah berkumpulnya massa, sebagai buntut kekecewaan, sembari melakukan orasi kekesalan

Namun tak berlangsung lama, aparat pun datang dengan membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api.

Berita Lainnya
1 dari 3.215

Sesudahnya, bentrok antara mahasiswa dengan aparat kepolisian pun pecah, lantaran ada oknum yang diduga menjadi provokator. Alhasil, satu orang mahasiswa diamankan oleh aparat.

Tak cukup sampai disitu, bentrok antara massa dengan aparat kepolisian kembali pecah di tengah guyuran hujan. Dan beberapa mahasiswa pun kembali diamankan.

Kemudian, suasana yang tadinya memanas kembali kondusif. Massa pun lalu melanjutkan orasinya.

Merasa tak ada titik terang, mahasiswa pun akhirnya menarik diri. Dengan kata lain, tiga kali aksi #SaveKPK para demonstran gagal bertemu dengan Supian HK.

“Kita sudah melayangkan bahwa mosi tak percaya lagi dengan pimpinan Dewan,” tegas Akhmad Rinaldi, Korwil BEM Se-Kalsel, saat ditemui awak media, Kamis (01/07) sore.

Lantas, apakah akan ada lagi aksi-aksi selanjutnya? Mengenai hal itu, Ia mengaku akan melihat aksi gelombang #SaveKPK secara nasional terlebih dulu.

“Kita akan lakukan konsolidasi dahulu dengan teman-teman BEM secara nasional. Namun yang jelas Mosi sudah tak percaya lagi,” tekannya.

Ia juga menyayangkan, sikap represif yang dianggapnya kembali dilakukan oleh aparat kepolisian pada aksi #SaveKPK jilid III kali ini.

“Ada sekitar 4 orang teman kami yang sempat diamankan. Namun semua sudah dikeluarkan,” tutupnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya