HSU Kembali Torehkan Prestasi Tingkat Nasional

Amuntai, KP – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional, kali ini dalam ajang “Quiz Bangga Kencana” yang diwakili oleh Khairun Nisa dan Rusda Ulpah di tingkat Nasional yang diadakan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Dalam ajang yang diselenggarakan belum lama tadi tersebut, HSU menempati peringkat 1.Program bangga kencana berupaya memperkuat komitmen dan peran Pemerintah Daerah serta para mitra kerjanya, dalam meningkatkan akses dan kualitas Pelayanan, serta Penggerakan Program Bangga Kencana di masa Pandemi Covid-19. 

Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan pada tahun 2021 ini dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting dan ditayangkan melalui platfrom youtube yang diselenggarakan dari 31 juli – 21 Agustus 2021 lalu.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) HSU, Hj. Anisah Rasyidah Wahid menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada perwakilan Provinsi kalimantan selatan khususnya HSU yang sudah menjuarai ajang “Quiz Bangga Kencana”.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya untuk Khairun Nisa dan Rusda Ulpah yang sudah sangat membanggakan dan membawa harum nama Kalsel dan juga HSU di kancah nasional”, ungkapnya.

Berita Lainnya

Tenaga PKP Ikuti Diklat

Wujudkan Kota Layak Anak HSU Miliki MRA

1 dari 386

Selaku Kepala DPPKB HSU Annisah akan terus memberikan support yang luar biasa dan ribuan terima kasih atas keberhasilan tersebut. Tidak lupa pula ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi mendukung perwakilan HSU dalam ajang tersebut.

Sementara itu Khairun Nisa selaku Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Banjang dan Rusda Ulpah selaku Kader Desa Kalintamui mengaku senang sekaligus bangga bisa menorehkan prestasi ditingkat nasional terlebih membawa harum nama Kalsel dan HSU.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa mendapat peringkat pertama di ajang ini tentunya membawa harum nama HSU sekaligus ini ajang silaturahmi dengan provinsi lain walaupun hanya melalui virtual,” ungkap Khairun Nisa.

Saat ditanya bagaimana kesiapan dalam menghadapi ajang tersebut, dirinya menyiapkan segala hal untuk menunjang ataupun memberi pengetahuan lebih agar bisa memberikan kemampuan yang semaksimal mungkin.

Sebelum dimulainya ajang tersebut, kami sering sharing atau berdiskusi, membaca mengenai artikel program yang dijalankan BKKBN, dan kami juga menggali informasi melalui internet untuk menambah wawasan, lanjutnya.

Ia juga menambahkan sebelum memasuk grand final, dirinya bersama kolega atau partnernya harus melalui tahapan-tahapan yang harus dilalui, mulai melewati penyisihan dari 34 tim, selanjutnya memasuki 17 tim, menyusut menjadi 8 tim, setelahnya hanya tersisa 4 tim hingga masuklah dirinya di fase grand final. (nov/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya