Meski Pandemi, Eonomi Kalteng Tumbuh 5,56 Persen

Rilis berita resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, belum lama ini menyatakan bahwa Kinerja ekonomi Kalimantan Tengah pada Triwulan II tahun 2021 mengalami pertumbuhan positif sebesar 5,56% (year on year).

PALANGKA RAYA, KP — Meski pandemi covid 19, disertai pembatasan sosial yang ketat level 3-4, ekonomi Kalteng mulai bangkit, terang Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Selasa (10/8).

PPKM diberlakukan mulai dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah sebagai bentuk upaya untuk membatasi dan

memutus penyebaran Covid-19. Semula di triwulan sebelumnya ekonomi Kalteng sempat anjlok, bahkan minus, kini ternyata PPKM tidak mempengaruhi secara signifikan perekonomian secara

makro.

Hal ini terbukti dengan data yang dirilis oleh Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS)

Kalimantan Tengah, Jumat (5/8) yang menyatakan bahwa Kinerja ekonomi Kalimantan Tengah pada Triwulan II tahun 2021 mengalami pertumbuhan positif sebesar 5,56% (year on year) .

Dibandingkan Triwulan II tahun 2020, kondisi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah semester I tahun 2021 (c-to-c) tumbuh sebesar 1,10 persen. Semua kategori hampir seluruhnya mengalami pertumbuhan yakni, pertumbuhan sektor pertanian Kalimantan Tengah sebesar 1,77 % (year on year/dibandingkan Triwulan II Tahun 2020).

Kontribusi sektor pertanian adalah 22,29 % dari total PDRB Kalimantan Tengah. Komponen pada pertumbuhan sektor pertanian disumbang oleh produksi tandan buah segar kelapa sawit yang meningkat, karena sudah memasuki masa panen (y-on-y).

Produksi lerkebunan kelapa sawit, karet dan kelapa meningkat. Harga karet meningkat sehingga banyak petani yang menyadap karet. Produksi kelapa naik seiring dengan permintaan konsumen

selama Ramadhan (q-to-q).

Berita Lainnya

Kalteng Masih Waspada Banjir

1 dari 568

Demikian pula di sektor pertambangan dan penggalian disumbang oleh produksi batubara yang meningkat, sebaliknya produksi bauksit menurun signifikan dibanding triwulan yang sama tahun

sebelumnya (y-on-y), diikuti produksi batubara menurun jika dibandingkan dengan triwulan

sebelumnya (q-on-q).

Pada industri pengolahan, produksi CPO, minyak goreng dan turunannya meningkat hingga 9 persen dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya (y-on-y). Produksi kayu olahan baik

plywood maupun kayu olahan rakyat menurun jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Untuk pengadaan Listrik dan Gas, produksi listrik meningkat, karena PLTU di Kajuel mulai beroperasi

dan telahh menunjang listrik beberapa Kabupaten di Kalimantan Tengah (y-on-y).

Produksi listrik PLN meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya karena meningkatnya konsumsi listrik pada golongan rumah tangga (q-on-q). Dan berdasarkan Grafik Struktur dan Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Tengah menurut lapangan usaha pada Triwulan II 2021 menunjukkan angka 2,92 % (q-on-q)

Dimana sektor Pertanian pada Triwulan II 2021 tumbuh positif sebesar 2,71 % (q-on-q) dan menjadi keempat terbesar selain konstruksi (4,49%), transportasi dan pergudangan (6,06 %) dan Administrasi Pemerintahan (73,02%).

Secara keseluruhan perekonomian Provinsi di wilayah Kalimantan pada Triwulan II tahun 2021 baik secara y-on-y maupun q-to-q tumbuh positif.Berdasarkan hal tersebut, hampir seluruh sektor perekonomian di Kalimantan Tengah mampu beradaptasi untuk dapat bertahan dimasa pandemi ini.

Diakui dukungan dari Pemerintah Pusat melalui instrumen kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga sangat membantu dan mendukung bangkitnya perekonomian di Kalimantan Tengah.

Serta upaya konkret Gubernur Kalimantan Tengah dalam mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi melalui kebijakan pemberian bantuan sosial dan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19 turut membuahkan hasil yang positif. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya