BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Suasana halaman rumah Anggota DPRD Kalsel Dr Hj Dewi Damayanti Said, SE, MM di Jalan Dharma Banjarmasin cukup ramai dengan kehadiran ibu-ibu warga Gang Gusti Seman RT 4 Sungai Lulut dan Pengambangan Banjarmasin pada Rabu (20/5/2026).
Kedatangan ibu-ibunya ini untuk mengikuti senam bersama dan mengikuti reses sekaligus menyampaikan aspirasi dan masukan di masyarakat.
Namun, usai senam bersama, tiba-tiba seorang peserta bikin kejutan dengan menyerahkan kue ulang tahun buat Dewi Damayanti diiringi lagu ulang tahun.
Selanjutnya, ibu-ibu dari Sungai Lulut dan Pengambangan Banjarmasin mengikuti acara reses anggota DPRD Kalsel dari Golkar ini sekaligus mendengarkan sosialisasi Propem Perda, Rancangan Perda, Perda dan Peraturan Perundangan-undangan di ruang Serbaguna Komplek Dharma Banjarmasin
“Acara hari ini kami dari anggota DPRD Provinsi Kalsel melakukan reses untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Reses ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak 13 Mei lalu sampai 20 Mei. Jadi, hari ini yang terakhir reses kami gelar,” ujar Dewi.
Dijelaskan Anggota DPRD Provinsi Kalsel Dapil 1 Banjarmasin ini, biasanya dirinya datang ke RT – RT untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Kali ini warga yang kami undang untuk kegiatan reses untuk merubah suasana baru. Sebelum mendengarkan aspirasi masyarakat, kami menggelar senam bersama dengan ibu-ibunya untuk menambah keakraban,” tandasnya.
Berdasarkan pertemuan dengan warga dari tanggal 13-20 Mei lalu, lanjut dia, pihaknya sudah bisa mengidentifikasi aspirasi dari masyarakat di lima kecamatan di Kota Banjarmasin.
“Permasalahan utama saat ini terkait masalah sampah dan kekosongan gas elpiji. Kemudian juga banyaknya pengangguran di kampung-kampung, karena ada perusahaan-perusahaan yang melakukan PHK ke karyawan,” ujarnya.
Juga ada temuan-temuan yang dilaporkan oleh RT dimana para lansia yang membutuhkan pengobatan, sedangkan stunting belum menemukan.
Menurut Dewi, berdasarkan masukan dari aspirasi warga yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Banjarmasin untuk perbaikan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
“Misalnya relawan Posyandu harus betul-betul diperhatikan pemerintah, karena mereka tidak digaji banyak, tetapi mereka mau didatangi oleh masyarakat. Mudah-mudahan nanti pemerintah bisa lebih meningkatkan fasilitas Posyandu,” tandasnya.
Selain mendengarkan aspirasi warga, kata Dewi, biasanya juga ada melaksanakan sosialisasi tentang kesehatan, kebersihan, menjaga bagaimana lingkungan bebas dari sampah dan lain-lain.
Sementara itu, sosialisasi kali membahas Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 1 tahun 2021 tentang penyelenggaraan kesehatan yang disampaikan oleh dr Aulia Ramadhan Supit, M Biomed, FISQua.
Rama, panggilan akrab dr Aulia Ramadhan dalam sosialisasi itu menyampaikan tentang pentingnya donor darah, membahas masalah stunting, kesehatan gigi, kesehatan jiwa, kesehatan lingkungan dan lain-lain.
Rama yang juga menjabat Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Banjarmasin ini menyampaikan manfaatnya donor darah diantaranya membakar kalori dan bisa cek kesehatan gratis, menjaga kesehatan jantung.
Usai acara sosialisasi dilanjutkan acara dialog dengan warga untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. (ful/KPO-3)















