Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Balangan Terisi 65 Persen

Paringin, KP – Tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit di RSUD Balangan, melonjak. Kini angkanya mencapai 65,12 persen. Sedangkan BOR ruang ICU telah terisi 80 persen.

Hal itu diungkapkan Direktur RSUD Balangan, dr Ferry M M Rs, Ia menyebut angka itu bertambah signifikan sejak dua pekan lalu.

DIsebutkannya, dari 15 kamar yang tersedia di RSUD Balangan, dengan jumlah 43 tempat tidur untuk penanganan pasien COVID-19, tercatat sebanyak 28 tempat tidur telah terisi oleh para pasien.

“Untuk ruang Rose sebanyak 32 tempat tidur, Isolasi Bougenvile 6 tempat tidur dan ruang Perina 5 tempat tidur, dengan total 43 tempat tidur,” ujarnya baru baru tadi.

“Per 30 Juli 2021 lalu, pada ruang Rose terisi sebanyak 25 pasien, kemudian ruang Bougenvile sebanyak dua pasien serta di VK UGD ada satu pasien, jadi total 28 pasien yang ada di RSUD Balangan saat itu,” katanya.

Jika menghitung data kasus keseluruhan, lanjut dr Ferry, dimana RSUD Balangan telah mencatat ribuan kasus hingga saat ini, yakni mencapai angka 1200.

Data total pasien keseluruhan sampai dengan hari ini mencapai 1200 dengan suspeck dan probable 825 orang serta terkonfirmasi positif sebanyak 375 orang.

Berita Lainnya
1 dari 529

Kemudian total jumlah pasien yang sembuh sampai dengan saat ini sebanyak 675 orang, terdiri dari suspect dan probable sebanyak 272 orang dan terkonfirmasi positif sebanyak 403 orang.

“Untuk jumlah total meninggal sampai hari ini sebanyak 69 orang, terdiri dari suspect dan probable sebanyak 47 orang dan terkonfirmasi positif sebanyak 22 orang,” jelas Ferry.

Dan total pasien dirujuk sampai hari ini 18 orang, total pasien APS sampai hari ini 218 orang serta total pasien discarded sampai hari ini 192 orang.

Untuk pasien APS ia menjelaskan, yakni pasien Atas Permintaan Sendiri (APS) Pulang, atau tanpa ada rekomendasi dokter penanggung jawab.

Selanjutnya untuk discarded adalah kasus suspek dengan pemeriksaan swab pcr negatif selama dua kali tetap negatif.

Ia berharap seluruh masyarakat agar segera melaporkan diri ke pusat kesehatan terdekat ketika memiliki gejala ataupun ada kontak langsung dengan orang yang terpapar COVID-19.

“Semakin cepat terdeteksi maka penanganan akan semakin cepat pula serta persentasi percepatan penyembuhannya akan semakin besar pula,” imbuhnya. (srd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya