Belasan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Resmi Dilantik

Pelaihari, KP – Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta menegaskan, menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai birokrasi pada pemerintahan tidak bisa bekerja atas keinginan sendiri apalagi atas pesanan orang lain. Pasalnya apa yang menjadi tujuan pekerjaan sudah jelas ada garis besarnya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, yakni membangun Kabupaten Tala. Hal ini disampaikan saat melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada 12 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tala, Senin (30/8/2021).

Lebih lanjut Sukamta menyebut, jadilah birokrasi yang melindungi, melayani, memfasilitasi dan menjadi inspirasi bagi rakyat untuk terus maju dan berkembang. Sebagai pejabat pemerintah, tugas utamanya adalah memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat, untuk melayani bukan dilayani.

“Saudara-saudara dalam bekerja harus mencatat apa yang menjadi janji politik bupati dan wakil bupati 2018, kita punya target utama yakni, Desa Dibina Kota Ditata, oleh karena itu kita bisa berkontribusi bagaimana membangun kota untuk lebih rapi, tertib, tertata, indah, lebih nyaman dan merangsang berinovasi,” paparnya.

Menyinggung pembinaan desa, beliau juga menyebut, jika dari sisi anggaran tahun ini dana yang dikelola untuk desa tidak sedikit, secara total mencapai Rp 245 miliar untuk 135 desa. Menurut Sukamta, seyogyanya kabupaten ini sudah mengalami kemajuan yang luar biasa, karena mendapat dukungan dana untuk Anggaran Pembangunan Belanja Desa ( APBDes) yang sangat memadai.

Berita Lainnya

DPRD Kembali Gelar Dua Agenda Paripurna

Pemkab Gelar Penyuluhan Wawasan Kebangsaan

1 dari 483

Dengan tegas Sukamta meminta untuk segera melakukan konsolidasi, fokus dalam bekerja, penuhi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), penuhi hajat dan ekspektasi masyarakat.

“Jangan berpikir yang lain, yang aneh-aneh, jangan bekerja diluar koridor kebutuhan yang ada, karena itu akan menghasilkan kerja yang sia-sia dan tidak berkontribusi pada masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, bupati juga mengajak untuk tetap menumbuhkan empati pada masyarakat dalam masa pandemi yang hingga saat ini belum bisa dikendalikan secara sempurna. Beliau mengajak agar mengambil kebijakan dan langkah operasional betul-betul berpihak pada masyarakat.

“Paling tidak, kita tidak menambah kesusahan bagi rakyat yang memang kondisinya tidak menguntungkan. Inilah yang saya harapkan, laksanakan tugas dengan sebaiknya saya percaya saudara mampu untuk mengemban amanah ini,” tutupnya.

Sementara itu, 12 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah, Lutfiyati Uyun sebagai Sekretaris DPRD, H Muhammad Mursyi menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Gatot Subagio menjadi Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, H Hairul Rijal menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ismail Fahmi sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Nor Hidayat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Zainal Abidin menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bambang Kusudarisman menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, H Muhammad Rafiki Effendi jabatan barunya sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Suharyo menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rudi Ismanto menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dan terakhir H Tajuddin Noor Effendi, menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pemgembangan Sumber Daya Manusia. (rzk/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya