Gubernur: Banjir di Kalteng Mulai Terkendali

Usai melakukan pemantauan melalui udara dengan helikopter, Gubernur Kalteng menyatakan bahwa di Sebagian wilayah, banjir mulai surut dan bisa dikendalikan, meski masih ada yang terendam bahkan terisolir.

PALANGKA RAYA, KP — Menggunakan helikopter, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, akhir pekan tadi melakukan pemantauan melalui udara terhadap titik- titik banjir yang masih terendam dan masih terisolir wilayah Kota Palangka Raya dan Kabupaten Katingan.

dalam pemantauan dari udara itu, Gubernur memverifikasi laporan dan informasi yang masuk dari Pemerintah Kabupaten, Kepala Desa maupun masyarakat.

Di Wilayah Katingan, Gubernur bersama tim melakukan dokumentasi berupa pengambilan foto dan video untuk memastikan wilayah desa yang masih terendam banjir dan tidak dapat dilalui melalui jalur darat.

Hasil pemantauan udara tersebut, secara garis besar untuk situasi banjir mulai terkendali dan mulai surut, nampak ada beberapa aktifitas yang terlihat sudah berjalan.

Meski demikian diakui masig terdapat beberapa titik yang masih terendam banjir cukup tinggi seperti Daerah Kamipang, Payawan dan Mendawai.

Berita Lainnya
1 dari 949

Hingga Jum’at itu, dapur umum yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi masih beroperasi untuk melayani masyarakat setempat. Selain itu, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir khususnya yang belum mendapatkan bantuan, pada tanggal 17 September 2022 akan dipastikan distribusi lanjutan akan dilakukan.

Bantuan bagi korban banjir dibawa oleh BPBPK dan Dinas Sosial Provinsi Kalteng serta turut serta melibatkan Relawan, Kepolisian dan TNI dalam pendistribusian bantuan.

Gubernur mengharap kan masyarakat yang terdampak banjir di daerah yang susah terjangkau untuk dapat bersabar dan menunggu bantuan di distribusikan secara merata karena bantuan akan didistribusikan secara masif dan door to door ke lokasi masing-masing.

Dikatakan, jangan sampai masyarakat ada yang kelaparan dan terlantar , Pemerintah harus hadir paling depan pada saat musibah terjadi seperti ini” ungkap Gubernur saat melakukan pemantauan udara.

Untuk mempercepat proses penyaluran bantuan, Gubernur meminta dinas terkait untuk tidak menunda atau menahan bantuan yang akan disalurkan sehingga semua warga dapat terlayani dengan tepat waktu dan tepat sasaran, terlebih dalam masa pandemi ini diharapkan tetap menerapkan prokes untuk meminimalisir munculnya cluster baru di lokasi banjir.

Dijelaskan melalui pemantauan udara itu, dapat dipetakan wilayah yang sulit dijangkau melalui darat, yang berdampak pada sulitnya distribusi bantuan, dengan demikian “Pemprov akan mengambil langkah dan startegi dalam pendistribusian bantuan, agar cepat sampai ke sasaran “ ujar Sugianto. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya