Gugup Namun Tetap Waspadai Lawan

Jayapura, KP – Ketiga atlet cabang olahraga (cabor) Tenis utusan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai menjajaki Lapangan Tenis Wali Kota Jayapura, Papua. Sabtu (25/09) pagi.

Di lapangan yang bakal menjadi arena pertandingan untuk menunjukkan ketangkasan serta kecerdikan dalam memainkan bola dengan raket tersebut, Elma, Santi dan Naylah tampak semangat dalam uji coba penjajakan lapangan.

Hal itu terlihat saat ketiga atlet andalan Bumi Antasari ini tiba di lapangan. Dengan instruksi dari pelatihnya, Novi, langsung langsung menjalani pemanasan serta pengecekan raket.

Kegiatan itu dilakukan tidak lain agar para atlet bisa beradaptasi untuk menyesuaikan teknik bermain dalam menghadapi lawannya pada Minggu (26/09) besok.

Saat dibincang awak media, ketiga atlet tersebut mengaku agak sedikit gugup ketika mendekati hari H pertandingan.

Kendati demikian, nuansa telanan saat sebelum bertanding yang mereka rasakan itu dianggap wajar dan selalu dihadapi mereka sesaat sebelum bertanding.

“Itu merupakan hal yang wajar bagi setiap atlet yang akan bertanding,” ungkap mereka.

Walaupun rasa gugup menghantui, mental juara dan optimisme yang sudah tertanam dalam jiwa setiap atlet yang bertanding dengan membawa nama baik Kalimantan Selatan tetap ada.

Namun, rasa percaya diri yang mereka miliki tersenut tidak serta merta menganggap remeh kemampuan atlet lawan dari 12 provinsi yang bakal mereka hadapi nanti.

“Gugup sih tapi kita harus siap menghapai lawan nanti,” pungkas mereka.

Berita Lainnya
1 dari 493

rencananya ketiga atlet Kalsel tersebut akan mulai bertanding pada Minggu siang.

Sebumnya, para atlet cabor Tenis telah berlatih maksimal di Banjarmasin untuk berlaga pada ajang PON XX Papua.

Salah satunya, Nailah Rahma Sabina yang merupakan salah satu Petenis Unggulan Kalimantan Selatan.

Anak kedua dari pasangan Abdul Nasir dan Herlinawati tersebut Tengah mempersiapkan diri dengan berlatih secara intens, demi merealisasikan target meraih medali di ajang multievent olahraga terbesar di Tanah Air itu.

Asa Nela untuk meraih emas terbuka lebar. Pasalnya, Nela memiliki modal positif sebelum turun di PON XX Papua mendatang.

Beberapa bulan sebelumnya, Nela sempat mengikuti ITF UTR. Selain itu, dirinya juga mengikuti Seleknas di Tegal, Jawa Tengah, dan Kejuaraan Tenis di Jakarta dengan hasil yang sangat memuaskan.

Catatan positif yang ditorehkan Nela tersebut membuat sang pelatih, M Noor, optimis anak asuhnya itu bisa mempersembahkan medali dan mengharumkan nama Kalimantan Selatan di kancah Nasional.

“Nela tinggal memantapkan mental dan teknik bertanding saja. Dari segi fisik dan teknik, saya meyakini Nela sudah memiliki kemampuan yang mumpuni,” kata pria yang lebih dikenal dengan panggilan Enong.

Demi mendulang emas di PON XX Papua mendatang, Nela yang berstatus sebagai siswa kelas XI di SMAN 2 Banjarmasin itu rela secara rutin mengikuti latihan dengan durasi selama 4-5 jam sehari.

“Secara khusus, selama ini kami melatih kelincahan kaki dan kekuatan pukulan bagi Nela,” tambah Enong.

Selain Nela, Kalimantan Selatan akan menurunkan empat Petenis Putri pada ajang PON XX Papua mendatang. Diantaranya Nailah, Melinda, Fadona dan Santi. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya