Jalan Bebas Hambatan Ditawarkan Kepada Investor

Banjarmasin, KP – Proyek pembangunan jalan bebas hambatan antara Kota Banjarbaru hingga Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu akan ditawarkan kepada investor untuk membiayai pembangunan tersebut.

“Kita carikan pola untuk menawarkan proyek tersebut kepada investor,” kata Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Sahrujani kepada wartawan, di sela rapat kerja dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kalsel, Kamis (2/9), di Banjarmasin.

Menurut Sahrujani, proyek tersebut sengaja ditawarkan kepada investor karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemprov Kalsel untuk membiayai pembangunan jalan bebas hambatan tersebut.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19, dimana seluruh anggaran dikonsentrasikan untuk penanganan Covid-19 di Kalsel maupun dampaknya kepada masyarakat.

“Jalan bebas hambatan ini sangat strategis, namun terkendala anggaran untuk merealisasikannya,” tambah politisi Partai Golkar.

Ditambahkan, hal ini harus dilakukan, mau atau tidak mau mengingat banyak proyek pembangunan lain yang diperlukan untuk menunjang kelancaran transportasi di Kalsel.

Berita Lainnya
1 dari 937

“Tahun ini memang diprioritaskan untuk menangani masalah atau kerusakan jalan pasca banjir lalu,” ujar Sahrujani.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas PUPR Kalsel, Nasrullah mengatakan, proyek pembangunan jalan bebas hambatan ini tetap dilakukan, walaupun anggaran yang disediakan terbatas.

“Kita laksanakan pembangunan sesuai anggaran yang tersedia, mengingat jalan bebas hambatan ini sepanjang lebih dari 100 kilometer,” katanya didampingi Kabid Bina Marga, Yasin Thoyib.

Sebenarnya jalan bebas hambatan antara Banjarbaru-Batulicin ini ditargetkan berfungsi pada 2020 lalu, namun terkendala dalam proses pengerjaannya, akibat pandemi Covid-19 dan anggaran yang terbatas.

Pembangunan jalan tersebut diperkirakan menelan dana hingga Rp4 triliun, dan jika dibiayai dari APBD Kalsel akan memakan waktu yang cukup lama, mengingat masih banyak proyek pembangunan dan perbaikan yang memerlukan perhatian pemerintah.

Sementara ini pembiayaan pembangunan jalan bebas hambatan murni dari APBD Kalsel mencapai Rp200 miliar, sehingga perlu alternatif pembiayaan lain untuk merampungkannya. Apalagi jika proyek ini bisa mendapatkan bantuan pemerintah pusat.

Kondisi ini dimungkinkan, karena jalan bebas hambatan yang dibangun akan menjadi penunjang jalan tol yang pemerintah pusat rencanakan antara Kotabaru Kalsel dengan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim). (lyn/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya