Lewat Banjar Berinovasi, Birokrasi Pelayanan Dapat Disederhanakan

Martapura, KP – Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang ), Pemkab Banjar menggelar penyerahan penghargaan lomba Inovasi Banjar Award (IBA) 2021. Kegiatan ini sekaligus bertepatan dengan puncak Hari Jadi Kabupaten Banjar ke- 71, di aula Baiman Bappeda Litbang, Martapura.

Menurut Kepala Bappeda Litbang Galuh Tantri Narindra, Kabupaten Banjar berinovasi melalui IBA ini guna mendorong semua pihak, baik SKPD, Kecamatan, Kelurahan/Desa, UPT Puskesmas (dan kedepannya melibatkan masyarakat) untuk berinovasi.

“Sehingga dengan inovasi, birokrasi pelayanan dapat disederhanakan guna memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Pada kegiatan IBA ini, lanjutnya, 3 SKPD mendapat predikat dengan kategori inovasi terbanyak, yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) serta Bappeda Litbang. Sedang untuk UPT Puskesmas dengan kategori inovasi terbanyak, diantaranya Puskesmas Gambut, Puskesmas Pengan dan Puskesmas Simpang Empat 2.

“Masing-masing SKPD dan UPT Puskesmas tersebut akan menerima uang pembinaan inovasi yang akan ditambahkan di DPA,” katanya.

Berita Lainnya

Bupati Tutup Penjaringan Kader Muda LPTQ 2021

Kepengurusan PGRI Banjar Resmi Dilantik

1 dari 655

Penghargaan ini, lanjutnya, juga diberikan kepada Inovator pemenang dan instansi kerjanya, khusus inovator akan diberikan penambahan tunjangan TPP sebesar 30 persen. Penghargaan ini juga bentuk apresiasi Bupati H Saidi Mansyur atas kinerja seluruh instansi dalam membuat inovasi terbaik.

“Sehingga nanti akan diikut sertakan pada lomba berskala nasional, yakni Innovative Goverment Award (IGA) yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri RI,” katanya.

Ditambahkan Tantri, para pemenang tersebut berhasil mengalahkan 158 inovasi-inovasi lainnya dan tentunya akan membawa harum nama daerah untuk kompetisi selanjutnya ditingkat nasional.

C Kristianto selalu perwakilan tim juri menjelaskan, proses penjurian melibatkan beberapa pihak, diantaranya BKDSDM, Bagian Organisasi, Bappeda Litbang serta Diskomimfostandi. Pemilihan pemenang sendiri sudah berdasarkan nilai yang diberikan dari segi manfaat, fungsi dan kemudahan serta output inovasi terhadap pengguna.

“Jadi nilai yang diberikan benar-objektif, sehingga dapat ditentukan pemenangnya,” pungkasnya. (Wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya