Soal Dugaan Pungli Iuran HKN, Kadinkes Siap Penuhi Panggilan Dewan

Banjarmasin, KP – DPRD Banjarmasin memanggil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengkonfirmasi adanya iuran saat perayaan puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 beberapa waktu lalu.

Pemanggilan tersebut berlangsung pada Jumat (19/11)

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi membenarkan bahwa dirinya bakal langsung menghadiri panggilan dari dewan tersebut.

Disamping itu, pihaknya juga mengaku siap memenuhi panggilan dari pihak legislatif di Bumi Kayuh Baimbai itu.

Machli menginginkan, agar informasi yang berkembang sekarang ini menjadi lurus dan tidak muncul opini yang seakan menyudutkan Dinkes Banjarmasin.

Dalam pertemuan nantinya, Machli ingin menjelaskan semuanya. Agar informasi yang berkembang sekarang ini, menurutnya menjadi lurus dan tidak muncul opini yang seakan menyudutkan SKPD yang dipimpinnya.

“Kami akan hadir. Agar semuanya clear. Kami tegaskan bahwa dalam gelaran HKN tak ada pungutan liar. Tapi lebih kepada urun rembuk, mengumpulkan uang untuk sama-sama membeli baju untuk merayakan HKN,” jelasnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.947

Lelaki yang saat ini juga menjabat sebagai Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin, itu pun kembali menegaskan bahwa iuran yang ramai diperbincangkan hanyalah sebuah proposal, dan tidak ada unsur paksaan di dalamnya.

Kemudian menurutnya, tujuannya pun untuk memberikan apresiasi kepada Tenaga Kesehatan (Nakes). Machli pun lantas berharap semestinya hal ini (iuran itu) disikapi secara bijaksana.

“Nakes itu butuh penghargaan. Kalau bukan kita mengapresiasi siapa lagi? Zero kasus COVID-19 itu kan berkat mereka. Sekali lagi, mari kita menyikapinya dengan bijaksana,” tukasnya.

Sebelumnya, Norlatifah, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin menilai, bahwa iuran yang ditarik oleh panitia HKN 2021 sangatlah tidak pantas.

Ia juga tidak menganjurkan, kegiatan HKN diselingi dengan meminta-minta sumbangan ke pihak swasta dan lainnya.

“Kalau berbicara soal sumbangan sukarela, seharusnya tidak ada patokan nominal,” ucapnya.

Selain mengkonfirmasi perihal iuran tersebut, pemanggilan itu juga sekaligus membahas program kerja Dinkes Kota Banjarmasin di tahun 2022.

“Kalau toh tahun depan HKN bakal diperingati lagi, kami coba carikan solusinya. Kami tidak ingin, apabila di tahun depan hal serupa kembali terulang,” tekan Norlatifah, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya