Tak ada Kesepakatan dalam Mediasi
Kasus Penganiayaan Cucu Owner SKH Kalimantan Post Berlanjut

Tak ada kesepakatan antara pelaku dengan korban, maka kasusnya akan dikirim ke Kejaksaan Martapura

MARTAPURA, KP – Kasus penganiayaan yang menimpa VA (17), yang merupakan cucu dari pemilik Surat Kabar Harian Kalimantan Post, HM Taufik Effendi yang ditangani Mapolsek Kertak Hanyar dipastikan akan terus berlanjut.

Pasalnya, pihak korban dan pihak pelaku penganiayaan IK (15), tak ada kesepakatan saat mediasi di Mapolsek Kertak Hanyar, Jalan Ahmad Yani KM 7 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Rabu (17/11).

Mediasi antara pelaku dengan korban ini langsung di hadapan Kanit Reskrim Polsek Kertak Hanyar, Ipda Bambang Watno SH, Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Banjar, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Martapura, Dinas Sosial Kabupaten Banjar, keluarga dan pengacara dari pelaku serta keluarga dari korban.

Dikatakan Kapolsek Kertak Hanyar Iptu Agung Kristanto SH MH melalui Kanit Reskrim, Ipda Bambang Watno SH, mediasi akan dilakukan tiga tahap. Dan ini yang dilakukan anggota Polsek hanya tahap pertama.

“Karena tak ada kesepakatan antara pelaku penganiayaan dengan korbannya, maka kasusnya akan segera dikirim ke Kejaksaan Martapura, nanti disana keduanya akan dipertemukan untuk melakukan mediasi kedua,” jelasnya.

Kalau tidak ada kesepakatan antara pelaku dengan korbannya saat dilakukan mediasi kedua nantinya, maka akan dilanjutkan ke mediasi ke tiga saat berada di pengadilan nantinya.

“Hal ini dilakukan supaya ada titik terang antara kedua belah pihak nantinya,” sebutnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.617

Ia juga mengatakan, untuk kedua orang yang dikatakan ikut melakukan penyerangan ini akan terus dicari keberadaannya, guna melakukan penyelidikan terkait keikutsertaannya mengenai kasus penganiyaan ini.

Sekedar mengingatkan, kasus penganiayaan yang menimpa ponakan Anggota Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, H Troy Satria Taufik ini terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 10, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Minggu malam (31/101) silam, sekitar pukul 23.00 WITA.

Selanjutnya, salah satu pelaku IK warga Banjarmasin Selatan diamankan.

Insiden berawal korban bersama temannya diperkirakan sebanyak delapan orang tengah duduk-duduk santai di sebuah ritel modern.

Tiba-tiba, datanglah seorang pria menggunakan mobil, dan menanyakan soal keberadaan temannya. Namun, VA dan teman-temannya tak mengetahui keberadaannya. Kemudian pria itu pun berlalu.

Tak lama berselang, pria itu kembali lagi, satu orang menggunakan sepeda motor, dan dua orang lainnya menggunakan mobil, langsung menyerang korban VA dan teman-temannya dengan senjata tajam (sajam).

Saat korban VA hendak melarikan diri. Namun, ditangkap salah satu pelaku.

Korban VA lalu dirangkul pelaku, sambil menusukkan sajam dibagian perut sebelah kanan.

Beruntung VA berhasil memberontak dan langsung lari ke arah gudang rokok yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Dan diselamatkan sekeruti gudang rokok itu. (fik)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya