Banjarbaru, KP – Keberadaan organisasi Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) diharapkan mampu mengawal program pertanian pemerintah, sehingga dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani di Kalsel.
“Baik melalui penerapan teknologi inovasi dengan cara memberikan motivasi kepada generasi muda agar ikut berperan dalam pembangunan pertanian di era digital,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, Syamsir Rahman pada Rakerwil Perhiptani Kalsel, Jumat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Siti Hamdah sangat mendukung dengan adanya arganisasi yang dapat memberikan masukan kepada pemerintah dalam mengatasi permasalahan dan memberikan saran dalam bidang pertanian.
“Semoga, ke depan, pertanian di Kota Banjarbaru bisa lebih baik lagi,” kata Siti Hamdah didampingi Plt Kepala Bidang Penyuluhan DKP3 Kota Banjarbaru Muhlan dan Kasi Penyuluhan DKP3 Kota Banjarbaru Banjarbaru Risnawati.
Selain itu, agar Perhiptani dapat saling memberikan informasi perihal kemajuan-kemajuan teknologi yang berkembang di masing-masing daerah. “Jadi bisa saling berbagi pengalaman untuk kemajuan pembangunan di bidang pertanian di daerah,” tambahnya.
Ketua harian DPP Perhiptani, Fathan Rasyid mengharapkan, semua penyuluh harus mempunyai kompetensi dalam melaksanakan penyuluhan, dengan memperhatikan materi penyuluhan sesuai sasaran.
“Dengan melalui identifikasi potensi hingga penyusunan program penyuluhan dan Rencana kerja penyuluhan tahunan sebagai pedoman penyuluhan yang dapat diukur dan dievaluasi keberhasilan pelaksanaan penyuluhan,” ujarnya.
Rakerwil Perhiptani dihadiri 170 peserta perwakilan dari 13 kabupaten dan kota di Kalsel. (dev/K-7)















