Banjarmasin, KP – Merasa terpanggil untuk meringankan penderitaan warga yang tertimpa musibah, wakil rakyat dari Fraksi PDIP yang juga Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, langsung turun ke lapangan menyambangi korban kebakaran.
Musibah kebakaran yang terjadi pada Rabu, (5/1/2022) dini hari itu terjadi di Jalan Barito Hulu Yapahut Ujung, No 44 RT 25 Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, yang menghanguskan dua bangunan, terdiri dari satu rumah dan satu bedakan dua pintu.
Selain ingin bersilaturahmi dan langsung bertatap muka dengan warga, owner perusahaan ekspedisi Lintas Jawa Group juga memberikan donasi berupa uang tunai kepada warga yang tertimpa musibah.
“Kita mencoba berbagi dengan warga yang mengalami musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu. Jangan lihat nilainya, meskipun jumlah yang kami berikan tidak seberapa, tapi minimal bisa meringankan beban mereka,” ujar Samosir, didampingi istrinya, Roida Simanjorang, usai menyerahkan bantuan, Jumat, (7/1/2022).
Ia menambahkan, kedatangan pihaknya selain menyerahkan bantuan juga untuk memberikan dorongan motivasi kepada warga yang menjadi korban kebakaran agar tetap semangat dan tidak berputus asa.
“Mudah mudahan bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa sedikit meringankan kesusahan saudara-saudara kita,” ucap Samosir.
Selain itu, Ia juga menambahkan, DPP PDI-P juga selalu menyarankan kepada kader-kadernya untuk selalu turun langsung ke masyarakat.
“Kebetulan, kita juga selama ini sudah sering melakukan hal yang sama, dimana Lintas Jawa Group bersama fraksi PDI-P DPRD Banjarmasin, turun membantu masyarakat yang membutuhkan. Dan ini sudah menjadi tugas dan kewajiban kita kepada sesama warga Kota Banjarmasin,
khususnya warga Banjarmasin Barat,” ungkapnya.
Sementara, Lurah Pelambuan, Agus Samsul Sultoni mengapresiasi atas kepedulian Samosir kepada warga yang menjadi korban kebakaran.
“Alhamdulillah, kami ucapkan terimakasih atas bantuan Pak Samosir yang peduli terhadap warga korban kebakaran ini.
Tentunya, bantuan ini sedikit banyaknya akan meringankan beban dari warga,” ujarnya.
Ia membeberkan, dalam musibah ini, sebanyak 3 KK yang terdiri dari 12 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.
Sultoni juga mengimbau warganya agar selalu berhati-hati saat menggunakan api dalam aktivitas sehari-hari, termasuk juga penggunaan jaringan listrik di rumah.
“Jangan lengah, saat kita memasak atau ketika menggunakan peralatan listrik lainnya,” pesannya.
Disinggung terkait penataan lingkungan di Kelurahan Pelambuan yang sangat padat, khususnya letak rumah-rumah warga yang saling berdempetan, ia mengatakan, bahwa hunian di kawasan Pelambuan ini merupakan kampung yang keberadaannya sudah sejak lama.
“Tapi, kalau masalah penataan lingkungan, mungkin kita hanya menunggu langkah dari pemerintah Kota Banjarmasin saja.
“Kecuali, jika ada relokasi di tempat yang baru, yang mungkin bisa menjadi hunian yang nyaman untuk ditempati,” tandasnya.
Mithan Arifnur, salah seorang korban kebakaran, menuturkan, saat kejadian yang terjadi sekitar pukul 2.30 dini hari tersebut, dirinya bersama keluarga sedang tidur pulas.
“Saya terbangun ketika mencium bau asap, tiba-tiba api sudah membesar di samping rumah,” bebernya.
Rumah Mithan terbakar habis 100 persen, seluruh barang-barangnya ludes terbakar. Ia mengaku menderita kerugian puluhan juta rupiah.
“Kami sangat berterimakasih atas bantuan dari Pak Samosir ini, hanya Tuhan yang bisa membalas kebaikan beliau,” ucapnya.
Ia juga tak menampik jika ada bantuan dari pihak-pihak lain yang dapat meringankan beban mereka. “Apapun bentuk bantuannya akan kami terima,” imbuhnya. (opq/KPO-1)















