Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HUKUM & PERISTIWA

Diduga Ayan Kambuh, Markoni Ditemukan Tewas di Sungai

×

Diduga Ayan Kambuh, Markoni Ditemukan Tewas di Sungai

Sebarkan artikel ini
Diduga Ayan Kambuh, Markoni Ditemukan Tewas di Sungai Diduga saat mengambil air, penyakit ayan korban tiba-tiba kambuh BANJARMASIN, KP - Seorang pria penjual minyak eceran bernama Markoni (30), ditemukan meninggal dunia saat berada di perairan Sungai Simpang Telawang Jalan RE Martadinata Komplek Anamas Banjarmasin Tengah, Rabu (14/7), sekitar pukul 07.00 WITA. Warga Jalan RE Martadinata Komplek Anamas Banjarmasin Tengah ini, saat ditemukan hanya menggunakan celana pendek tanpa menggunakan baju. Dimana korban diduga mempunyai penyakit ayan (epilepsi). Info didapat, korban hendak mengambil air di sungai untuk mandi. Diduga saat mengambil air, penyakit ayan korban tiba-tiba kambuh. Sehingga mengakibatkan korban terjatuh dan tenggelam di sungai. Tak lama atas kejadian itu, orang tua korban Yusran (60), sempat mencari keberadaan anaknya. Tanpa sengaja ia melihat korban mengapung di sungai. Seketika Yusran berteriak minta pertolongan. Warga pun berdatangan dan menghubungi anggota Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin. Beruntung dengan cepatnya warga pun dapat menemukan korban, walaupun dalam keadaan meninggal dunia. Lalu pihak keluarga pun langsung membawa jenazah korban ke rumah dan merelakan kematiannya. Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, AKP Christugus Lirens, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tenggelam itu. “Pada jasad korban tak ada tanda-tanda kekerasan saat diperiksa oleh anggota,” katanya. (fik/K-4)

Diduga saat mengambil air, penyakit ayan korban tiba-tiba kambuh

BANJARMASIN, KP – Seorang pria penjual minyak eceran bernama Markoni (30), ditemukan meninggal dunia saat berada di perairan Sungai Simpang Telawang Jalan RE Martadinata Komplek Anamas Banjarmasin Tengah, Rabu (14/7), sekitar pukul 07.00 WITA.

Warga Jalan RE Martadinata Komplek Anamas Banjarmasin Tengah ini, saat ditemukan hanya menggunakan celana pendek tanpa menggunakan baju. Dimana korban diduga mempunyai penyakit ayan (epilepsi).

Info didapat, korban hendak mengambil air di sungai untuk mandi. Diduga saat mengambil air, penyakit ayan korban tiba-tiba kambuh. Sehingga mengakibatkan korban terjatuh dan tenggelam di sungai.

Tak lama atas kejadian itu, orang tua korban Yusran (60), sempat mencari keberadaan anaknya.

Tanpa sengaja ia melihat korban mengapung di sungai. Seketika Yusran berteriak minta pertolongan.

Warga pun berdatangan dan menghubungi anggota Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin.

Beruntung dengan cepatnya warga pun dapat menemukan korban, walaupun dalam keadaan meninggal dunia.

Lalu pihak keluarga pun langsung membawa jenazah korban ke rumah dan merelakan kematiannya.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, AKP Christugus Lirens, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tenggelam itu.

“Pada jasad korban tak ada tanda-tanda kekerasan saat diperiksa oleh anggota,” katanya. (fik/K-4)

Iklan
Baca Juga:  Sopir Edarkan Shabu
Iklan