Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Tiga Tersangka Pencuri BTS Ditangkap

×

Tiga Tersangka Pencuri BTS Ditangkap

Sebarkan artikel ini
5 Bts 2klm
Tiga tersangka pencurian. (KP/Ist)

Banjarmasin, KP – Tiga pencuri Base Transceiver Station (BTS) masing-masing berinisial RR alias Edo (41), MW alias Odong (29) dan HR alias Herman (30), ditangkap Anggota Polsekta Banjarmasin Utara.

Ketiga tersangka ditangkap saat anggota hendak beraksi di Tempat Kejadian Pekara (TKP), di Jalan HKSN RT 10 Banjarmasin Utara, Senin malam (25/7) lalu, sekitar pukul 22.42 WITA.

Kalimantan Post

Tersangka Edo, warga Jalan Purnawirawan RT 12 Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut (Tala), tersangka Odong, warga Jalan Ahmad Yani 4,5 Gang Hidayah RT 28 Banjarmasin Timur dan tersangka Herman, warga Jalan Kelayan A Dalam Gang PGA RT 07 Banjarmasin Selatan.

Dari tangan para tersangka ini anggota mengamankan barang bukti berupa tang Potong, dua gembok rusak, dua obeng, dua kunci pas, tang potong besar merk wipro dan mobil Daihatsu Ayla warna kuning DA 1748 KK.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Agus Sugianto melalui Kanit Reskrim, Ipda Sudirno, saat dikonfirmasi Sabtu (30/7), membenarkan telah mengamankan tiga pencuri BTS ini. “Ketiga tersangka ini akan dikenakan pasal 363 Jo Pasal 53 KUHP. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Ia membeberkan, awalnya anggota mendapatkan laporan pencurian ini dari Almad Mulyamin R (35), warga Jalan Pramuka Komplek Bina Lestari RT 22/02 Banjarmasin Utara.

Tak lama menerima laporan, anggota langsung menuju ke TKP. Saat di TKP melihat para pelaku.

“Di sana mereka langsung berlarian melihat anggota berdatangan, alhasil tiga tersangka dapat diamankan dan dua lainnya dapat kabur dari tangkapan anggota,” ungkapnya.

Setelah itu ketiga tersangka bersama barang buktinya langsung dibawa ke Kantor Mapolsekta Banjarmasin Utara, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (fik/K-4)

Baca Juga :  Meski Sepakat Berdamai, Orang Tua Korban Tegaskan Ada Dugaan Pelecehan Oknum Guru Terjadi
Iklan
Iklan