80 Persen Jalan Provinsi Kondisi Mantap

Banjarbaru, KP – Sampai akhir 2022 total panjang jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Kalsel mencapai 790 kilometer. Panjang jalan provinsi kemungkinan tahun depan akan semakin panjang jika SK jalan nasional sudah keluar.

Sesuai dengan target yang tercantum dalam rencana kerja anggaran (RKA), pada tahun 2022 jalan yang dibangun 23,52 kilometer (KM), rehabilitasi jalan 15 83 KM, kontruksi jalan 6,16 KM, pemeliharaan berkalan 1,62 KM, dan 6 buah jembatan.

“Semuanya sudah kita selesaikan pada tahun 2022,” jelas Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M. Yasin Toyib, Senin (26/12).

Ia menambahkan, sampai akhir 2022 kondisi jalan milik Pemprov Kalsel dalam kondisi mantap sudah 80 persen.

Sisanya 20 persen dalam kondisi rusak ringan dan rusak berat.

Persentase jalan mantap di Kalsel disebut Yasin, pada tahun depan kemungkinan akan turun.

Penyebabnya jalah milil pemprov akan semakin panjang dengan adanya alih status jalan kabupaten/kota menjadi jalan provinsi.

“Setelah SK jalan nasional keluar maka juga akan dikeluarkan SK jalan provinsi dan kabupaten/kota.

Beberapa usulan alih status jalan sudah masuk ke kami.

Berita Lainnya
1 dari 1,793
loading...

Dengan penambahan panjang jalan maka persentase jalan mantap akan menurun. Jika jalan masih pengerasan walaupun bagus dianggap rusak sesang,” bebernya.

Salah satu ruas jalan provinsi yang masuk kategori rusak adalah jalan bebas hambatan Banjarbaru – Batulicin. Sebagian titik di ruas tersebut masih berbentuk pengerasan.

Menurut Yasin pihaknya masih berupaya meningkatkan ruas tersebut.

“Kurang lebih 100 yang perlu penanganan. Padahal sudah pengerasan,” urainya.

Dikatakan, dari total 100 KM jalan bebas hambatan pihaknya sudah melakuian penanganan sepanjang 25 kilometer sejak tahun 2019.

Selain jalan juga dibangun 6 jembatan dan 23 box culvet.

Sejak tahun 2019 yang lalu, dana yang dikucurkan untuk pembangunan fisik mencapai Rp385 miliar.

Jika dikalkulasi, dalam menyelesaikan 75 KM ruas yang tersisa memerlukan dana sebesar Rp1 triliun.

“25 KM yang kami sebutkan di atas kondisinya mantap, sisanya masih pengerasan,” ucapnya. (mns/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya