Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Mitigasi Bencana, BPBD Siapkan Peralatan dan Bantuan Logistik

×

Mitigasi Bencana, BPBD Siapkan Peralatan dan Bantuan Logistik

Sebarkan artikel ini
hal16 4klmbjr2 18
SESI DIALOG - Kepala Pelaksana BPBD Warsita pada sesi dialog dengan televisi Kementerian Kominfo GPR TV, Selasa (6/12). (KP/wawan)

Martapura, KP – Kepala Pelaksana BPBD Banjar Warsita mengatakan, pihaknya saat ini cukup siap dalam menghadapi bencana pada tahap pra bencana. Pihaknya juga melaksanakan sosialisasi instalasi sistem peringatan dini (EWS), salah satunya di Desa Benteng, Kecamatan Pengaron sebagai bentuk penguatan kapasitas masyarakat.

“Sedang dalam tahap tanggap darurat, kami sudah menyiapkan posko siaga banjir sebagai bentuk kesiapsiagaan saat adanya potensi bencana dengan peralatan tersedia serta menyiapkan bantuan logistik kepada korban terdampak,” katanya pada sesi dialog dengan televisi Kementerian Kominfo GPR TV, di Command Center Manis, Martapura, Selasa (6/12). Warsita menjelaskan, dalam tahap pasca bencana, BPBD Banjar juga menyiapkan kegiatan penyaluran bantuan, seperti rumah tidak layak huni bagi korban bencana serta penyaluran bantuan lainnya.

Kalimantan Post

“Wilayah Kabupaten Banjar umumnya memiliki banyak daerah rawan banjir di tiap kecamatan, diantaranya Sungai Tabuk, Aluh-Aluh dan Martapura. Sedang kecamatan di pegunungan yang rawan tanah longsor, Karang Intan, Paramasan dan Aranio,” ungkapnya.

Adapun SDM pada penanganan bencana atau keadaan darurat, lanjut Warsita, dilakukan pihaknya bersama unsur TNI/Polri, stakeholder terkait serta para relawan. Sejauh ini peralatan dimiliki BPBD Banjar cukup memadai, diantaranya perahu karet, perahu polytelyne dan speed boat.

“Sedang alat perlu dilengkapi, yakni tenda pengungsian, posko, regu, mesin perahu, truck serbaguna, mobil komando serta peralatan Pusdalops,” katanya.

Ditambahkan Warsita, Fungsi BPBD sendiri adalah sebagai komando dalam mengkoordinasikan dan melaksanakan penanggulangan bencana bersama SKPD lainnya atau pihak lain yang dianggap perlu pada tiap tahap pra bencana, tanggap darurat hingga pasca bencana. (wan/K-7)

Baca Juga :  Bupati Lepas Raudhah Berlaga di Malaysia
Iklan
Iklan