Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

Dampak Aplikasil Social Media Terhadap Perkembangan Mental Generasi Muda

×

Dampak Aplikasil Social Media Terhadap Perkembangan Mental Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

Oleh : Ridha Auliani
Mahasiswa Progam Studi Teknologi Informasi, Universitas Sari Mulia

Aplikasi sosial media sekarang menjadi kebutuhan penting di kalangan masyarakat, khususnya anak muda. Namun di sisi yang lain, media sosial memiliki dampak negatif pada remaja termasuk risiko penyakit mental. National Institute of Mental Health melaporkan bahwa penggunaan media sosial dapat meningkatkan risiko gangguan mental pada remaja usia 18–25 tahun.  Oleh sebab itu, saat ini harus mementingkan dan memperhatikan kesehatan dalam menggunakan sosial media.

Kalimantan Post

Secara tidak langsung sosial media membuat kalangan remaja merasa dituntut untuk mengubah karakter atau penampilannya sesuai dengan standar ideal kebanyakan orang. Sudah banyak orang terkenal yang kerap menjadi korban cyber-bullying, karena tidak memenuhi standar atau harapan tertentu dari netizen. Kondisi ini dapat berdampak tidak baik terhadap sisi psikologis seseorang karena bisa menyebabkan depresi serta gangguan kesehatan yang lainnya.

Perkembangan teknologi digital dalam bentuk aplikasi sosial media, membuat kalangan remaja menjadi banyak menghabiskan waktu dengan perangkat cerdas yang dimiliki. Dengan kondisi seperti ini, generasi muda sudah selayaknya lebih bijak lagi dalam mengatur dan memanajemen waktu dalam bersosial media. Pesatnya teknologi digital dapat memberikan keuntungan positif dan juga negatif pada kalangan remaja. Secara umum media sosial memberikan manfaat dalam memudahkan orang-orang untuk melakukan sosialisasi atau berhubungan dengan orang lain secara online. Selain banyaknya manfaat sosial media terdapat juga dampak negatif, salah satunya bisa merusak gangguan mental, sehingga dapat menimbulkan gangguan depresi yang berkelanjutan dengan mengganggu waktu tidur serta pola makan. Sosial media memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang, karena platform ini mampu menghadirkan interaksi interaktif antar dua orang yang terpisah jarak sangat jauh sekalipun. Namun juga memiliki sebuah dampak yaitu positif dan dampak negatif. Saat ini, sosial media mempunyai sisi gelapnya, yaitu adanya pembullyan terhadap sesama kaum remaja dan adanya kejahatan yang terjadi di dunia maya.

Hal yang membuat kondisi ini semakin buruk, adalah ketika remaja menganggap hal-hal negatif yang terjadi di media sosial sebagai hal yang lumrah dan “risiko” dari bermain di media sosial. Jika hal ini terus terjadi, maka dapat memicu masalah yang lebih serius lagi. Menggunakan media sosial dengan cara yang cerdas adalah salah satu upaya membentengi diri dari dampak negatif penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental. Saat ini pula, dampak negatif terjadinya gangguan mental di kalangan anak muda sudah ada cara pencegahannya, sehingga tidak banyak anak muda yang sering memiliki gangguan mental. Upaya untuk mencegah dampak negatif dari penggunaan media sosial oleh remaja dimulai dengan mendidik remaja tentang bahaya yang diberikan oleh media sosial. Salah satu cara paling efektif lainnya adalah memastikan penggunaan media sosial remaja memiliki dampak positif pada kehidupan. Bukan hanya itu saja cara pencegahannya, dengan sering-sering melakukan quality time bersama orang terdekat dapat mengurangi resiko dampak negatif dari penggunaan sosial media yang berlebihan.

Baca Juga :  PUASA MEMBANGUN HARMONI

Agar dampak negatif di media sosial berkurang, maka harus mempunyai akses dan kegiatan positif, agar semua dampak negatif pun menghilang dengan sendirinya. Banyak anak muda yang salah menggunakan media sosial, sehingga selalu berdampak buruk dan menyebabkan gangguan mental serta mengakibatkan depresi dan gangguan tidur. Menggunakan media sosial terlalu sering hingga mengabaikan kehidupan sosial maupun interaksi dengan orang lain, dapat meningkatkan risiko gangguan mental seperti depresi dan kecemasan. Jika digunakan dengan bijaksana, maka perkembangan teknologi dengan adanya sosial media tentu memberi beragam manfaat bagi penggunanya. Salah satu dampak media sosial dari sisi positif memang memberikan kemudahan masyarakat menjalankan berbagai aktivitas, seperti memperoleh informasi terbaru. Terkait dampak positif media sosial, adapun beberapa manfaat yang didapatkan pengguna dari teknologi ini seperti kemudahan dalam berkomunikasi. Saat ini, banyak aplikasi di media social berfungsi untuk mengirim pesan, telepon hingga video call dengan menggunakan media sosial, pesan atau sambungan telepon bisa dilakukan dengan lebih mudah dan lebih murah. Dengan media sosial, semua memiliki kesempatan untuk memperluas pertemanan. Jika dulu teman mungkin hanya berasal dari sekolah atau lingkungan yang sama, kini mampu punya teman dari kota atau bahkan negara yang berbeda dikarenakan berinteraksi di media sosial. Pertemanan dan jejaring lebih luas ini memungkinkan memiliki banyak teman dari berbagai komunitas global. 

Di era digital saat ini, agaknya sudah menjadi kebiasaan memulai hari dengan membuka sosial media bahkan setelah seseorang bangun tidur. Entah itu hanya untuk mengecek, membalas pesan ataupun membagikan cerita. Itu artinya, media sosial memang sudah benar-benar menjadi habit atau kebiasaan yang mengikat setiap individu. Secara tidak langsung pengguna yang seperti itu sudah kecanduan media sosial yang tentunya secara tidak sadar menghabiskan banyak waktu. Saat ini penggunaan media sosial memang seakan-akan sudah menjadi makanan sehari-hari dan gaya hidup masyarakat khususnya remaja. Bahkan mereka beranggapan jika tidak mengakses media sosial nantinya akan ketinggalan hal-hal aktual. Tanpa media sosial, para remaja akan merasa ada yang kurang dari dirinya. Itu artinya sadar atau tidak sadar, mental health atau kesehatan mental remaja akan terganggu. Fitur like dan comment dari sosial media juga kerap menjadi sebuah hal yang bisa mempengaruhi perasaan pengguna sehingga otomatis akan mempengaruhi mood seseorang.

Baca Juga :  Bertahan di Kala Banjir Bandang Menerjang


Mendapat like yang sedikit atau mendapat komen yang negatif di postingan mereka, tentunya bisa membuat mental pengguna sosial media merasa down. Perkembangan digital tentunya bisa membawa dampak positif dan berbagai kemudahan hidup di era serba digital saat ini.

Namun, jika tidak bisa mengontrol penggunaan media sosial tentunya beberapa dampak negatif pun juga didapat. Mental Health seseorang khususnya remaja juga akan mudah terganggu jika mereka ketergantungan dengan sosial media. Rasa cemas, gelisah, galau hingga insecure bisa saja timbul melalui penggunaan sosial media. Solusi yang memungkinkan yakni dengan membatasi penggunaan sosial media dan menggunakannya untuk kegiatan yang positif serta tentunya kita harus bijak dalam bersosial media.

Iklan
Iklan