Banjarmasin, KP – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan (Kalsel) Dr Andi Tenri Sompa sebut, media massa sangat berperan penting dalam proses kontestasi Pemilu 2024.
Sisi lain ia juga mengharapkan para awak media atau jurnalis ketika mewawancarai penyelenggara Pemilu agar tidak menggiring mereka untuk beropini.
“Sebab penyelenggara Pemilu punya batasan yang harus ditaati,” katanya pada MoU dengan Konsorsium Pers Banua, Kamis (22/6)
Dia mengambil contoh putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sistem Pemilu beberapa waktu lalu, penyelenggara Pemilu.
“Tidak bisa memberikan tanggapan atau statement sebelum putusan MK diketuk,” ucapnya.
Kemudian dengan adanya MoU antara Konsorsium Pers Banua dengan penyelenggara Pemilu di Kalsel, dapat membangun sinergi kuat untuk menyukseskan Pemilu 2024.
“Kami minta MoU dengan konsorsium supaya bisa terjadi sinergi yang kuat,” kata Andi Tenri Sompa.
Diketahui, para pimpinan organisasi pers di Kalsel membentuk satu wadah bersama dengan nama Konsorsium Pers Banua.
Deklaras berlangsung di gedung seminar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin
Ada lima pimpinan organisasi pers Kalsel yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel dipimpin Zainal Helmi, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalsel dipimpin Milhan Rusli.
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalsel dipimpin Anang Fadillah, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalsel Dina Qomariah.
Dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Kalsel Sukma HA.
Poin deklarasi memuat empat komitmen menjaga marwah dan kemerdekaan pers dengan menjunjung tinggi undang-undang pers dan kode etik jurnalistik.
Berkomitmen menjaga pilar demokrasi dalam melaksanakan fungsi kontrol, dengan berpegang teguh kepada kejujuran, keadilan, dan keberimbangan.
Bahkaan, berkomitmen mengawal jalannya proses demokrasi melalui Pemilu yang berkualitas, bermartabat, dan berdaulat.
Deklarasi juga dirangkai dialog diisi oleh narasumber Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Ketua KPU Kalsel, Dr Andi Tenri Sompa, dan Dekan Fisip ULM Prof Dr Budi Suryadi. (*/K-2)















