Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE

Beberkan Solusi Peningkatan Kualitas Sepakbola Indonesia

×

Beberkan Solusi Peningkatan Kualitas Sepakbola Indonesia

Sebarkan artikel ini
PELATIH TERBAIK -Indra Sjafri menyandang gelar Pelatih Terbaik pada program bergengsi Golden Award Siwo PWI Pusat 2023.

Balikpapan, KP – Pelaih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri menyandang gelar Pelatih Terbaik pada program bergengsi Golden Award Siwo PWI Pusat 2023.
Ia menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Ketua PWI Pusat, Atal S. Defari, Senin (28/8) di Novotel Balikpapan.

Dia menyebut bahwa penghargaan adalah bentuk tertinggi dari niat tulus, kerja keras dan cerdas serta doa.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk sepak bola Indonesia.

Sedangkan untuk diri saya sendiri, mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi,” ujar Indra Sjafri.

Ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Siwo PWI serta media yang ada di Tanah Air untuk terus memberikan motivasi kepada persepakbolaan Indonesia agar ke depan menjadi lebih baik.

“Tetap semangat untuk sepak bola Indonesia yang jauh lebih baik,” tutur Indra.

Pada kesemepatan itu, Indra Sjafri membeberkan beberapa langkah yang diambil PSSI dalam meningkatkan kualitas persepakbolaan Indonesia.

Menurut Indra, terdapat lima program yang akan dijalankan PSSI di bawah kepemimpinan Erik Tohir.

Pertama pembenahan lapangan sepakbola, bukan hanya stadion.

Kedua kurikulum olahraga.

“Ketiga pengembangan pelatih. Jumlah Pelatih kita hanya 7 ribu, bayangkan Jepang mencapai 80 ribu.

Jumlah pelatih belum ideal, sehingga anak-anak potensial usia 4 sampai 15 tahun belum terkelola dengan baik. Program berikutnya mengembangkan pemain sesuai piramida sepakbola, terakhir baru kompetisi yang berkualitas,” ujarnya.

Selain Indra Sjafri, timnas sepak bola Indonesia juga mendapatkan Anugerah Golden Award Siwo PWI Pusat 2023.

Cabang olahraga paling populer di Indonesia ini menggondol penghargaan dengan kategori sebagai Tim Terbaik.

Prestasi di ajang SEA Games 2023 Kamboja menjadi parameter kenapa Timnas Indonesia U-22 berhak memperoleh penghargaan bergengsi.

Selama hampir 32 tahun lamanya, skuad Garuda Muda puasa gelar.

Baca Juga:  Bupati serahkan Bantuan Sosial Kepada Komunitas Adat Terpencil (KAT)

Dan baru tahun ini mereka berhasil membawa pulang medali emas dari Tanah Kamboja setelah di partai final membungkam Thailand dengan skor 5-2.

Diketahui, Timnas Indonesia terakhir kali meraih medali tertinggi pada gelaran SEA Games 1991 di Manila.

Saat itu, pasukan Garuda juga menang atas Thailand di babak final setelah menang lewat drama adu penalti dengan skor 4-3.

Usai menjadi juara Asia Tenggara, euforia masyarakat terhadap sepak bola cukup tinggi.

Bahkan, pemain pun sampai diarak menggunakan bus, bersama peraih medali dari cabor lain, berkeliling Jakarta.

Apresiasi demi apresiasi lalu terus mengalir kepada Timnas Indonesia U-22. Termasuk, pada Anugerah Golden Award Siwo PWI Pusat 2023 tahun ini.

Bertindak mewakili Timnas Indonesia U-22 yang menerima trofi penghargaan adalah gelandang Taufany Muslihudin, yang juga putra daerah Kalimantan Timur.

Saat ini, pemain kelahiran Tenggarong tersebut memperkuat Borneo FC yang berkontestasi di Liga 1.

Terkait penghargaan, Taufany mengaku bangga bisa menjadi bagian pelaku sejarah yang sukses meraih medali emas SEA Games 2023, sehingga mendapatkan penghrgaan dalam Golden Award Siwo PWI Pusat tahun 2023.

“Penghargaan sangat baik buat insan olahraga.

Saya mewakili teman-teman, berharap semoga Siwo PWI ke depan bisa semakin sukses dan jaya selalu,” kata Taufany yang menjadi penyelamat Indonesia ketika bersua Vietnam di babak semifinal SEA Games 2023.(mns/K-2)

Iklan
Iklan