Iklan
Iklan
HEADLINE

Dewan Prihatin Gembong Narkoba Internasional di Kalsel

1
×

Dewan Prihatin Gembong Narkoba Internasional di Kalsel

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK

Banjarmasin, KP – Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK merasa prihatin dengan jaringan narkoba di Kalsel, terlebih dengan buronnya Fredy Pratama alias Miming yang merupakan gembong narkoba internasional.


“Kita prihatin, karena Kalsel telah dimasuki jaringan narkoba internasional,” kata Supian HK yang dimintai tanggapan terkait pengungkapan kasus narkoba oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskim) Polri, Jumat (15/9/2023), di Banjarmasin.


Supian HK juga mengapresiasi jajaran Polri yang mampu mengungkap kasus jaringan narkoba internasinal tersebut, mengingat peredaran narkoba ini akan merusak generasi muda.


“Semoga pengungkapkan kasus ini tidak sampai di sini, namun ditindaklanjuti hingga ke akarnya,” tambah politisi Partai Golkar.


Menurut Supian HK, pengungkapan kasus ini harus tuntas, karena sangat membahayakan generasi muda, mengingat narkoba yang diedarkan di Kalsel cukup besar.


“Bayangkan berapa juta masyarakat, terutama generasi muda yang menggunakan narkoba ini. Jadi harus bisa memutus benang merah perdaran narkoba di Kalsel,” tegas Supian HK.


Kendati demikian, memutus rantai peredaran narkoba tidak bisa hanya dilakukan jajaran kepolisian, namun harus melibatkan semua stakeholder, terutama masyarakat dan lingkungan sekitarnya.


”Orang tua juga harus peduli dengan anaknya, agar tidak terjerumus narkoba,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel V, meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong.


Kemudian, peran serta masyarakat dan lingkungan agar lebih tanggap dan peduli dengan kemungkinan narkoba masuk ke wilayahnya.


“Kita semua harus waspada, karena masuknya narkoba tidak hanya di perkotaan, namun hingga ke seluruh sendi kehidupan masyarakat,” tegas Supian HK.


Selain itu, juga perlu meningkatkan edukasi ke kalangan generasi muda, terutama di sekolah agar tidak coba-coba dan terjurumus pada penggunaan narkoba.


“Karena penggunaan narkoba ini sangat membahayakan. Jadi jangan coba-coba,” ujarnya. (lyn/KPO-1)