Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Lifter Kalsel, Guntur Persembahkan Emas dan Pecahkan Tiga Rekor di Popnas 2023 Palembang

×

Lifter Kalsel, Guntur Persembahkan Emas dan Pecahkan Tiga Rekor di Popnas 2023 Palembang

Sebarkan artikel ini
IMG 20230902 WA0011
Lifter angkat besi Kalimantan Selatan, Muhammad Guntur (tengah) usai mendapat medali emas kelas 89+ kg putra pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI di Palembang, Sumatera Utara, Sabtu (2/9/2023) sore. (Kalimantanpost.com/Istimewa)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Lifter angkat besi Kalimantan Selatan, Muhammad Guntur berhasil meraih medali emas kelas 89+ kg putra pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI di Palembang, Sumatera Utara, Sabtu (2/9/2023) sore.

Lelaki kelahiran Banjarmasin, 20 Agustus 2006 ini meraih medali emas setelah mampu mengangkat barbel dengan total angkatan 293.

Kalimantan Post

Selain meraih medali emas, Guntur juga berhasil memecahkan tiga rekor Popnas 2019 atas nama Safiqurahman dari Riau yakni di angkatan lama di snatch 120 kg menjadi 130 kg dan clean jerk lama menjadi 163 kg serta total angkatan lama 270kg menjadi 293 kg.

Guntur sendiri tak mendapat perlawanan berarti dari lawan-lawannya. Lifter muda Banua ini mengawali dengan start di angkatan snatch 118 kg begitu mulus. Begitu juga angkatan kedua 121 kg serta angkatan ketiga 130 kg berhasil dilewatinya dengan baik.

Di clean & jerk, Guntur memulai dengan angkatan 155 kg dan menambah beban 8 kg menjadi 163 kg dengan mudah diangkatnya. Walau pun masih ada satu angkatan, karena tidak ada lawan dan sudah memecahkan rekor Popnas, Guntur tak melakukan angkatan.

Medali perak di kelas 89 kg putra diraih lifter Sumatera Utara, Muhammad Faridho dengan total angkatan 245 kg dan perunggu oleh Muhammad Fadlan dari Jabar dengan total angkatan 238 kg.

Guntur sendiri sudah menunjukkan kedigdayaan di kelompok junior dimana pada Kejurnas Angkat Besi Antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) serta Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) dan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) se Indonesia di Samarinda, Kalimantan Timur, bulan Mei 2023 lalu tak mendapat saingan berarti dan merebut tiga medali emas kelas 73 + kg

Baca Juga :  Wakil Kalsel Barabai FC Belum Gelar TC, Ini Alasannya

Begitu juga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Remaja dan Junior 2023 yang bergulir di Hotel Novotel Samator, Surabaya, Jawa Timur, 6-9 Juni lalu juga menyapu bersih tiga medali emas kelas 73 + kg remaja.

Namun, sukses Guntur tidak diikuti rekannya Shelvia Azizil yang turun di kelas 64 + kg hanya menempati peringkat delapan dengan total angkatan 141 kg.

Medali emas di kelas ini diraih Alya Maulida Kartika dari Banten dengan total angkatan 188 kg, medali perak oleh Erni Wuka dari Papua dengan total angkatan 174 kg dan perunggu oleh Nike Nurjayanti (DKI) total angkatan 172 kg.

“Alhamdulillah kita berhadil meraih medali emas melalui Guntur memecahkan recor Popnas 2019 atas nama Safiqurahman dari Riau,” ujar Mujiyanto, pelatih angkat besi Kalsel yang dihubungi wartawan Kalimantanpost.com di Palembang, Sabtu (2/9).

Menurut Mujiyanto, hasil ini patut apresiasi dan bersyukur kepada semua atlet dan tim pelatih serta team SC dan Therapy hingga bisa maksimal mempersembahkan satu medali emas tiga recor.

“Ada tiga nama lifter Kalsel yg terpampang di data record saat ini yakni Riska Nur Amanda kls 45kg dan Misbahul Munir kls 81kg pada Popnas tahun 2019 dan M.Guntur kls +89 kg di tahun 2023 ini,” ucapnya.

Mantan lifter Kalsel ini pun mengucapkan terimakasih kepada Kadis Dispora Provinsi Kalsel beserta jajarannya yang banyak membantu pihaknya selama penusatan latihan hingga berangkat ke Palembang.

Kalsel sendiri mengirim sembilan atlet ke Popnas Palembang. “Dari sembilan kita kirim, delapan diantaranya muka baru dan baru berlatih setahun..Insha Allah 2 tahun kedepan bisa di petik hasilnya,” ujar Mujiyanto.

Angkat besi sendiri.pada Popnas 2019 di Jakarta meraih 2 medali emas dan 1 perak.

Baca Juga :  Gol Tuanzebe Bawa RD Kongo Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia 2026

Dua emas waktu itu diraih
Riska Nur Amanda kls 45kg dan Misbahul Munir kls 81kg dan perak oleh Hafiruddin di kelas 73 kg perak. (Mau/KPO-3)

Iklan
Iklan